Jateng

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

×

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

Sebarkan artikel ini
ahmad luthfi
Ahmad Luthfi saat acara Rembug Pembangunan Jateng 2026 Wilayah Solo Raya di Pendopo Kabupaten Boyolali, Selasa, 2 Juni 2026. (Pemprov Jateng)

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyatakan, untuk mendukung ketahananan pangan, perlu pembangunan embung dan peningkatan jaringan irigasi untuk memperkuat fungsi lahan pertanian di wilayahnya.

Setyo menyatakan telah membuat program pembangunan 1.000 sumur pantek dalam kurun waktu lima tahun. Pada tahun pertama, sudah terbangun sekitar 293 sumur. Adapun tahun berikutnya tambah sekitar 253 sumur.

Usulan penguatan irigasi turut disampaikan Bupati Boyolali Agus Irawan. Sebagai daerah dengan potensi pertanian dan sentra sayuran di kawasan Merapi-Merbabu, Boyolali meminta dukungan perbaikan irigasi agar lahan pertanian bisa lebih produktif.

Agus menyebut, masih ada sejumlah lahan pertanian di Boyolali yang hanya bisa panen satu hingga dua kali dalam setahun. Dengan dukungan perbaikan irigasi, ia berharap produktivitas lahan bisa meningkat.

Selain irigasi, Boyolali juga menyampaikan persoalan gangguan kera di kawasan pertanian Merapi-Merbabu. Satwa tersebut disebut turun ke lahan pertanian dan merusak tanaman sayuran.

BACA JUGA: Menko Zulhas Klaim Indonesia Tak Lagi Impor Beras Berkat TNI: Betul Itu, Saya Tidak Basa-basi

Setali tiga uang, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto menyampaikan kondisi pangan daerahnya relatif aman. Sukoharjo melaporkan surplus beras pada 2025 mencapai sekitar 114 ribu ton, dengan cadangan beras daerah sekitar 57 ribu ton, dan cadangan Bulog sekitar 3.500 ton.

Eko juga menyampaikan, Sukoharjo telah menyiapkan mitigasi menghadapi potensi El Nino kecil melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Pertanian. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp