Gaya Hidup

Pesona Jagat Rupa, Dari Coretan Anak Jadi Gerakan Seni yang Menghidupkan Ruang dan Harapan

×

Pesona Jagat Rupa, Dari Coretan Anak Jadi Gerakan Seni yang Menghidupkan Ruang dan Harapan

Sebarkan artikel ini
Pemeran Pesona Jagat Rupa di Grand Candi Hotel Semarang yang dibuka dari 21 April-24 Mei 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Pemeran Pesona Jagat Rupa di Grand Candi Hotel Semarang yang dibuka dari 21 April-24 Mei 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pameran seni “Pesona Jagat Rupa” hadir dengan pendekatan berbeda. Bukan sekadar memajang lukisan di dinding, tetapi menghadirkan perjalanan emosional tentang bagaimana seni tumbuh dari hal sederhana hingga menjadi jembatan antara seniman, publik, dan kepedulian sosial.

Founder Jagat Rupa Nusantara, Natalie Suhendrik, menyebut bahwa pameran ini berangkat dari kisah personal yang sangat dekat dengan keseharian.

“Bagi saya pribadi, ini bukan sekadar pembukaan pameran, tetapi sebuah perjalanan. Semua berawal dari hal sederhana, dari seorang anak kecil yang suka bermain warna,” ungkapnya saat pembukaan pameran di Grand Candi Hotel Semarang pada Selasa, 21 April 2026.

Ia menceritakan, dari sang anak yang gemar melukis, Natalie kemudian bertemu dengan banyak seniman dan mulai memahami bahwa seni bukan hanya soal keindahan visual, tetapi juga tentang rasa, cerita, dan perjalanan hidup.

BACA JUGA: Siswa SMK Muhammadiyah 1 Semarang Lestarikan Budaya Lewat Pagelaran Seni Nusantara

Dari sanalah lahir Jagat Rupa Nusantara, sebuah wadah yang bertujuan memperluas akses seni agar tidak hanya dinikmati kalangan tertentu, tetapi bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Melalui Pesona Jagat Rupa, kami ingin menghadirkan seni yang lebih dekat, lebih hidup, dan lebih bermakna. Bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan,” tambah Natalie.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, juga ada charity auction atau lelang karya seni. Hasil lelang nantinya akan didedikasikan untuk membantu pembangunan pasca bencana di wilayah Maluku Utara dan akan disalurkan melalui Badan Zakat Nasional (Baznas).

“Kami percaya bahwa seni memiliki kekuatan, bukan hanya untuk menginspirasi, tetapi juga untuk memberi harapan,” ujar Natalie.

Seni Menyatu dengan Ruang Publik

Pameran ini menampilkan puluhan karya lukisan beraliran realis yang tersebar di berbagai sudut area hotel, mulai dari lobi hingga restoran. Penataan ini menciptakan pengalaman berbeda, di mana pengunjung dapat menikmati seni secara lebih natural dalam aktivitas sehari-hari.