BLORA, beritajateng.tv – Seorang petani berinisial S (55), warga Desa Gayam, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di area persawahan, Rabu, 8 April 2026 dini hari. Korban dugaan kuat meninggal setelah terjatuh saat penyakit vertigo yang ia deritanya kambuh.
Peristiwa ini bermula saat korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke sawah pada Selasa, 7 April 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang.
Karena khawatir, sang istri akhirnya melakukan pencarian pada Rabu sekitar pukul 04.00 WIB, meski dalam kondisi kurang sehat.
BACA JUGA: Harga Plastik Melonjak hingga 80 Persen, Pedagang di Blora Naikkan Harga hingga Toko Sepi Pembeli
Plh Kapolsek Bogorejo IPTU Gito Prayitno mengatakan, korban pertama kali istrinya sendiri temukan di sawah yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah.
“Istri korban mencari menggunakan senter, lalu melihat cangkul di pinggir sawah. Setelah di dekati, korban di temukan dalam posisi tertelungkup di area sawah yang tergenang air,” ujarnya.
Mengetahui hal tersebut, saksi langsung berteriak meminta bantuan warga. Kejadian kemudian di laporkan ke pihak kepolisian.
BACA JUGA: Harga Kedelai Melonjak, Perajin Tempe di Blora Naikkan Harga hingga Kurangi Produksi
Petugas dari Polsek Bogorejo bersama tim medis dari Puskesmas setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan luar terhadap jenazah. (*)
Editor: Farah Nazila





