Jateng

Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Semarang, Polres Sebut Potensi Gesekan antar Warga

×

Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Semarang, Polres Sebut Potensi Gesekan antar Warga

Sebarkan artikel ini
Kapolres Semarang, AKBP Heru Dwi Purnomo
Kapolres Semarang, AKBP Heru Dwi Purnomo, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu sore, 7 Oktober 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)
BACA JUGA: Antara Emil Audero dan Maarten Paes, 2 Kiper Utama Timnas Indonesia Mana Paling Mahal?

Dia bilang, perlu menentukan di mana tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan dan paling rawan.

“Misalnya terkait dengan gesekan antar pendukung calon. Kemudian isu kampanye hitam yang apabila tidak ada mitigasi dengan baik akan menimbulkan situasi kontingensi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro mengatakan, hasil rapat koordinasi kali ini menekankan koordinasi pengamanan.

BACA JUGA:

“Pemkab Semarang, melalui forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah) juga terus mengupayakan kondusifitas. Melalui komunikasi dan koordinasi soal perkembangan situasi di lapangan,” katanya.

Alokasi Anggaran Pilkades Rp16 Miliar

Lebih lanjut, kata Valeanto Soekendro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengalokasikan anggaran pilkada serentak 2026 ini Rp16 miliar.

Jumlah tersebut, kata dia, sudah termasuk anggaran tambahan sebesar Rp1,36 miliar untuk pilkades antar waktu.

“Termasuk tes para calon dan Rp246,11 juta untuk koordinasi kondusifitas wilayah,” ucap dia. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp