Jateng

Polisi Akan Periksa Saksi Pelapor Investasi Bodong Snapboost

×

Polisi Akan Periksa Saksi Pelapor Investasi Bodong Snapboost

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin saat diklarifikasi terkait update investasi bodong Snapboost. (Heri/beritajateng.tv)
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin saat diklarifikasi terkait update investasi bodong Snapboost. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Usai puluhan korban investasi bodong melalui aplikasi Snapboost melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Trerpadu (SPKT) Polres Blora, Jawa Tengah, polisi akan segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, mengatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan proses pemeriksaan, karena baru kemarin menerima laporan.

“Kami akan segera melakukan pemeriksaan. Kan baru kemarin ke SPKT nya. Ini kita siapkan berkasnya,” ungkap Zaenul, Senin, 20 April 2026.

Zaenul menyebut, terduga pelaku adalah seorang oknum guru SMA Negeri di Blora, dan kerugian korban bervariasi antara 50-200 juta rupiah.

“Yang di laporkan itu, oknum guru SMA Negeri di Blora, sebagai pengembangnya,” imbuhnya.

BACA JUGA: Puluhan Warga Blora Korban Snapboost Lapor Polisi, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

Zaenul mengimbau kepada warga Blora, untuk tetap waspada terhadap iming-iming di Media sosial yang menjanjikan keuntungan finansial menggiurkan. Jangan sampai kejadian seperti itu terulang kembali.

Sebelumnya, kasus dugaan investasi bodong melalui aplikasi Snapboost menghebohkan warga di Blora. Puluhan warga di laporkan menjadi korban dengan kerugian mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per orang.

Kasus ini mencuat setelah viral video pengakuan seorang guru SMA Negeri di Blora yang mengajak sejumlah siswanya ikut berinvestasi di aplikasi tersebut. Dalam video yang beredar di media sosial, di sebutkan ada tujuh siswa yang ikut bergabung karena tergiur iming-iming keuntungan besar.

Guru bernama Diana Isti itu diketahui mengajar mata pelajaran ekonomi digital. Ia menawarkan skema investasi dengan modal Rp500 ribu yang diklaim bisa menjadi dua kali lipat dalam waktu 40 hari.

BACA JUGA: Jalan Kerap Tergenang Air Saat Musim Hujan, Warga Mlangsen Blora Swadaya Perbaiki-Bongkar Paving

Tak hanya siswa, kabarnya, ratusan warga Blora ikut terjun ke investasi tersebut. Namun belakangan, aplikasi Snapboost dugaan kuat bermasalah dan merugikan para penggunanya.