BLORA, beritajateng.tv – Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Blora, Jawa Tengah, gelar Pekan Olahraga Daerah (Popda) 2025 di lapangan FOPI Kridosono Blora, Jumat, 21 Februari 2025.
Ketua Umum FOPI Blora, Mohammad Hilmi Yulianjaya, melalui ketua harian Heri Purnomo menyampaikan, Popda 2025 berlangsung secara mandiri dengan menggandeng Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora.
“Ini perdana kita laksanakan secara mandiri. Ini inisiatif dari pengurus FOPI Blora. Di Jawa Tengah tidak ada Popda untuk FOPI,” ungkap Heri Purnomo, Jumat, 20 Februari 2025.
Panitia sudah menyiapkan piagam untuk peserta yang ikut Popda 2025. Para peserta berasal dari SD, SMP, dan SMA/SMK di Blora.
BACA JUGA: Insiden Kecelakaan Pacuan Kuda, Panitia Jateng Derby 2025 Akan Berbenah
“Pesertanya ternyata banyak, ya. Harapannya, jangan pas ada Popda saja. Setelah Popda, di sekolah masing-masing juga harus ada pelatihan. Nantinya ada banyak atlet Petanque di Blora,” jelas Heri.
Popda 2025: Ajang Rekrutmen Atlet
Menurut Heri, Popda juga sebagai ajang sosialisasi, dan perekrutan atlet Petanque di Blora, serta mengenalkan Petanque pada sekolah-sekolah.
Ketua Panitia penyelenggara Popda Petanque, Didik Yulianto menyampaikan, jumlah peserta ada 91, terdiri dari SD 61 peserta (31 putra dan 30 putri), SMP 18 peserta (8 putra dan 10 putri), SMA 12 putri semua.
“Kelas yang kita pertandingkan single putra dan putri. Untuk double kita buka open,” kata Didik.
BACA JUGA: Tahan Imbang PSM Makassar 1-1, PSIS Semarang Ajeg di Peringkat ke-14, Untung Selamat dari Penalti
Rencananya, Popda akan berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu. Pemberian piagam yang meraih juara akan langsung disampaikan pada Sabtu, 21 Februari (setelah final).
Sementara itu, Kepala Dinporabudpar Blora, Iwan Setiarso, dalam hal ini diwakili Mustakim selaku sekretaris Dinporabudpar, menyampaikan seleksi Popda untuk cabang olahraga lainnya sudah terlaksana sejak 19 Februari.
Harapannya, adanya Popda menjadi ajang latihan bagi para atlet (pelajar) di Blora agar bisa berprestasi di tingkat Provinsi.





