Jateng

Prakiraan Cuaca 19 Februari 2026 : Waspada Cuaca Ekstrem Jawa Tengah di Wilayah Muria

×

Prakiraan Cuaca 19 Februari 2026 : Waspada Cuaca Ekstrem Jawa Tengah di Wilayah Muria

Sebarkan artikel ini
Awan gelap menandakan potensi cuaca ekstrem
Awan gelap menandakan potensi cuaca ekstrem (sumber: freepik.com)

DEMAK, beritajateng.tv – Kondisi atmosfer pada wilayah timur provinsi ini menunjukkan fluktuasi suhu yang sangat tajam esok hari. Fenomena cuaca ekstrem Jawa Tengah tersebut berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan masyarakat sejak matahari terbit.

Data terbaru AccuWeather memprediksi perubahan cuaca mendadak pada lima kabupaten utama secara berurutan. Berikut adalah rincian prakiraan cuaca lengkap untuk tanggal 19 Februari 2026:

Fase Pagi Hari: Dominasi Awan Tebal

  • Kabupaten Demak: Langit mulai tertutup awan gelap sejak pukul 07.00 WIB dengan kelembapan mencapai 80 persen.

  • Kabupaten Kudus: Udara terasa sangat sejuk namun mendung pekat menyelimuti seluruh area lereng Gunung Muria.

  • Kabupaten Pati: Matahari muncul sesaat sebelum gumpalan awan hitam menutup pandangan mata secara perlahan.

  • Kabupaten Grobogan: Angin tenang berembus pelan tetapi suhu udara merangkak naik sangat cepat.

  • Kabupaten Blora: Kabut sisa malam hari masih menyelimuti kawasan hutan jati hingga pukul 09.00 WIB.

Suhu udara pada pagi hari rata-rata berada pada angka 26 derajat Celsius secara merata. Masyarakat sebaiknya menyiapkan payung atau jas hujan sebelum memulai aktivitas harian mereka masing-masing.

Pergerakan awan dari arah barat membawa uap air yang cukup tinggi menuju daratan. Kondisi ini menandakan awal dari proses pembentukan badai yang akan terjadi kemudian.

BACA JUGA : Tanggul Sungai Tuntang Jebol Tiga Tahun Berturut-turut, BPBD Jateng: Grobogan Paling Berisiko saat Hujan  

Fase Siang Hari: Puncak Cuaca Ekstrem Jawa Tengah

  • Kabupaten Demak: Suhu udara menyentuh angka 32 derajat Celsius dengan hembusan angin yang mulai kencang.

  • Kabupaten Kudus: Hujan intensitas tinggi mulai mengguyur pusat kota dan berpotensi menyebabkan genangan air.

  • Kabupaten Pati: Petir mulai menggelegar di langit meskipun hujan belum turun membasahi permukaan tanah.

  • Kabupaten Grobogan: Cuaca sangat terik mencapai 34 derajat Celsius sehingga memicu terbentuknya awan badai masif.

  • Kabupaten Blora: Awan kumulonimbus mulai menutupi wilayah perbatasan Jawa Timur dengan potensi angin puting beliung.

Peningkatan suhu yang drastis memicu ketidakstabilan udara pada lapisan troposfer bagian bawah. Hal ini menyebabkan risiko terjadinya hujan es pada beberapa titik wilayah pegunungan.

Pengendara motor harus meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur terbuka yang rawan tiupan angin. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima guna menghadapi jalanan yang mulai licin.

Fase Malam Hari: Hujan dan Penurunan Suhu

  • Kabupaten Demak: Sisa air hujan masih membasahi jalanan raya dengan suhu menurun ke 25 derajat Celsius.

  • Kabupaten Kudus: Gerimis kecil tetap bertahan hingga tengah malam dan memerlukan kewaspadaan terhadap tanah longsor.

  • Kabupaten Pati: Badai guntur perlahan mereda namun angin dingin masih bertiup dari arah pesisir pantai.

  • Kabupaten Grobogan: Suhu udara mendingin secara drastis setelah terjangan hujan lebat yang merata di seluruh kecamatan.

  • Kabupaten Blora: Hujan ringan terus membasahi bumi hingga dini hari dengan jarak pandang yang sangat terbatas.

Ancaman cuaca ekstrem Jawa Tengah ini memerlukan perhatian khusus dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Warga perlu mematikan perangkat elektronik jika sambaran petir mulai menguat di sekitar pemukiman.

BACA JUGA : Update Banjir Grobogan: 9 Ribu Rumah dan Seribu Lebih Lahan Pertanian Terendam

Selalu pantau informasi melalui kanal resmi guna mendapatkan pembaruan data cuaca setiap jam. Tetaplah berada di dalam ruangan yang aman jika badai belum menunjukkan tanda-tanda mereda. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp