Nasional

Prediksi Harga Emas Hari Jumat 20 Februari 2026, Naik Rp4 Ribu

×

Prediksi Harga Emas Hari Jumat 20 Februari 2026, Naik Rp4 Ribu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi prediksi harga emas. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi prediksi harga emas. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Prediksi harga emas untuk Jumat, 20 Februari 2026 tercatat naik tipis setelah kenaikan Rp4 ribu pada perdagangan sebelumnya.

Harga emas Antam pada Kamis, 19 Februari 2026, tercatat naik Rp4.000 sehingga menyentuh Rp2.916.000 per gram.

Kenaikan tersebut memperpanjang tren positif yang sempat tertahan fluktuasi tajam sehari sebelumnya. Pasar mulai menunjukkan tanda stabil setelah sempat bergerak dinamis pada Rabu.

Pada Rabu pagi, harga emas turun Rp40.000 menjadi Rp2.878.000 per gram. Namun, pasar berbalik arah pada sore hari dan mendorong harga naik Rp34.000 ke level Rp2.912.000 per gram.

Pergerakan itu memperlihatkan respons cepat pelaku pasar terhadap sentimen global.

Selama sepekan terakhir, harga emas bergerak dalam rentang Rp2.904.000 hingga Rp2.916.000 per gram.

Rentang tersebut menunjukkan konsolidasi kuat pada level Rp2,9 jutaan. Sementara itu, catatan sebulan terakhir memperlihatkan kisaran Rp2.705.000 hingga Rp2.916.000 per gram.

Level Rp2.916.000 kini menjadi acuan psikologis penting. Angka tersebut tercatat sebagai rekor tertinggi dalam satu bulan terakhir. Pelaku pasar memantau level itu sebagai batas atas pergerakan jangka pendek.

Emas 0,5 gram seharga Rp1,508.000

Harga pada berbagai pecahan juga mengalami penyesuaian merata. Emas 0,5 gram dibanderol Rp1.508.000. Pecahan 1 gram berada pada Rp2.916.000. Selanjutnya, ukuran 2 gram dijual Rp5.772.000 dan 3 gram Rp8.633.000.

Kemudian, emas 5 gram tercatat Rp14.355.000. Ukuran 10 gram menyentuh Rp28.655.000. Untuk pecahan 25 gram, harga mencapai Rp71.512.000.

Adapun ukuran 50 gram berada pada Rp142.945.000. Pecahan 100 gram menyentuh Rp285.812.000. Sementara itu, emas 250 gram dibanderol Rp714.265.000.

Selanjutnya, ukuran 500 gram tercatat Rp1.428.320.000. Pecahan terbesar 1.000 gram mencapai Rp2.856.600.000. Konsistensi kenaikan tipis ini memperkuat sinyal stabilitas pasar domestik.

Faktor eksternal turut memengaruhi pergerakan harga. Penguatan dolar AS serta kebijakan suku bunga global memberi tekanan sekaligus peluang. Ketidakpastian geopolitik juga menjaga minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai.