Jateng

Pro Kontra FotoYu, Asosiasi Fotografi: Fotografer Bisa Terjerat Hukum Jika Langgar Etika-Privasi di Publik

×

Pro Kontra FotoYu, Asosiasi Fotografi: Fotografer Bisa Terjerat Hukum Jika Langgar Etika-Privasi di Publik

Sebarkan artikel ini
FotoYu Foto
Ketua Asosiasi Fotografi Indonesia, Andi Kusnadi, saat ditemui di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Jumat, 31 Oktober 2025 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Beberapa hari terakhir, aplikasi FotoYu dan praktik pengambilan foto tanpa izin tengah menjadi sorotan di media sosial.

BACA JUGA: Ramai Aplikasi FotoYu, Ketua Asosiasi Fotografi: Punya Potensi Ekonomi Besar, Tapi Perlu Aturan Jelas

Aplikasi tersebut menyediakan wadah bagi fotografer untuk menjual hasil jepretan yang mereka ambil di ruang publik.

Berdasarkan informasi yang beritajateng.tv himpun, sejumlah warganet mengungkapkan keberatan. Foto mereka saat berolahraga terutama lari di ruang publik diambil tanpa sepengetahuan, lalu dijual di platform tersebut.

Di sisi lain, sebagian pengguna justru tidak mempermasalahkannya. Mereka berpendapat aktivitas tersebut bisa menjadi ajang untuk tampil atau menemukan potret diri yang bisa dibagikan kembali di media sosial.

Ada pula pengguna yang menjelaskan bahwa sistem FotoYu hanya menampilkan foto yang menampilkan wajah mereka sendiri, bukan foto orang lain secara acak. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp