SEMARANG, beritajateng.tv – Sosok Handi Priyanto resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang periode 2026-2031. Pria kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 7 Juni 1976 itu telah melalui proses seleksi terbuka Sekda Kota Semarang yang ketat dan panjang.
Figur birokrat yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang itu membawa pengalaman panjang di dunia pemerintahan, mulai dari Sulawesi Tenggara hingga Jawa Timur.
Pelantikan Handi Priyanto sebagai Sekda Kota Semarang menarik perhatian publik karena ia menjadi satu-satunya kandidat dari luar lingkungan Pemerintah Kota Semarang dalam proses seleksi terbuka Sekda 2026.
Usai pelantikan, Handi menceritakan perjalanan kariernya yang mulai sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pusat yang di perbantukan ke daerah.
Penempatan pertamanya berada di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA: Dari Pemkot Malang ke Kota Semarang, Handi Priyanto Resmi Jabat Sekda Baru Definitif
“Saya statusnya dulu PNS pusat diperbantukan. Penempatan pertama saya di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Kemudian geser ke Kabupaten Kendari,” ujar Handi, Senin, 18 Mei 2026.
Ia kemudian melanjutkan pengabdiannya di Kementerian Dalam Negeri, tepatnya di Biro Kepegawaian. Setelah itu, kariernya berlanjut di Pemerintah Kota Malang sebelum akhirnya mengikuti seleksi Sekda Kota Semarang.
“Dari Kendari saya masuk di Depdagri di Biro Kepegawaian. Kemudian saya ke Malang. Dari Malang ke Kota Semarang,” katanya.
Handi juga meluruskan anggapan publik yang menyebut ia berasal dari Kota Malang. Dia menegaskan jika Kota kelahirannya adalah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
“Saya kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat,” ungkapnya.
Selama berkarier di Pemerintah Kota Malang, Handi pernah menduduki sejumlah posisi strategis. Ia memulai jabatan struktural di Satpol PP Kota Malang pada 2012, lalu mendapat kepercayaan mengisi berbagai posisi penting di lingkungan pemerintah daerah.
“Setelah itu Asisten I, lalu Kadishub, Kepala Bakesbang, staf ahli, Kalaksa BPBD, kembali lagi ke Dinas Perhubungan, dan lima tahun terakhir di Bapenda,” jelasnya.
Raih Penghargaan WBBM Kemenpan RB
Saat memimpin Bapenda Kota Malang, Handi terkenal aktif mendorong transformasi pelayanan pajak daerah berbasis digital.
Berbagai inovasi ia lakukan untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan transaksi guna meminimalkan kebocoran pendapatan daerah.
Di bawah kepemimpinannya, Bapenda Kota Malang juga berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian PAN-RB.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, berbagai inovasi digital yang diterapkan disebut ikut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang melalui optimalisasi sistem pelayanan dan edukasi sadar pajak kepada masyarakat.
Terkait keputusannya mengikuti seleksi Sekda Kota Semarang, Handi mengaku mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Malang.
“Pak Wali mensupport. Jadi siapapun pegawai yang ikut seleksi mendapat izin ke manapun dia daftar dan tidak pernah ada yang melarang,” tuturnya.
Kehadiran Handi Priyanto sebagai Sekda baru membawa warna baru bagi birokrasi Pemerintah Kota Semarang.
Pengalaman lintas daerah dan rekam jejak dalam transformasi pelayanan publik harapannya mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Profil dan Biografi Handi Priyanto :
– Nama : Handi Priyanto
– Tempat, Tanggal Lahir : Mataram, 7 Juni 2026
– Di Pemkot Malang pernah menjabat di Satpol PP, Asisten I, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bakesbangpol, Kepala Pelaksana BPBD dan Kepala Bapenda. (*)





