Jateng

Proyek Geotermal Ungaran Diprotes Warga, Komisi D DPRD Jateng Bakal Minta Penjelasan ke Kementerian ESDM

×

Proyek Geotermal Ungaran Diprotes Warga, Komisi D DPRD Jateng Bakal Minta Penjelasan ke Kementerian ESDM

Sebarkan artikel ini
Geotermal Gunung Ungaran | Longsor Slamet
Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Nur Saadah, saat meninjau aktivitas penambangan di kawasan Gunung Slamet, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Nur Saadah/Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah)

“Dulu katanya, katanya sudah pernah mau ԁilakukan itu kemudian ԁihentikan karena itu gunung berapi khawatirnya nanti akan aktif kembali begitu kan karena ada proses pengeboran,” ujarnya.

Kendati begitu, Nur meyakini pemerintah pusat kemungkinan telah melakukan tahapan kajian sebelum memberikan penugasan pengembangan.

BACA JUGA: Tolak Proyek Geotermal di Jenawi Karanganyar, Warga Lereng Lawu: Bisa Rusak Lingkungan, Banyak Candinya

“Nah, akan tetapi dari kementerian juga saya yakin sudah melakukan tahapan-tahapan kajiannya, nah itu kita perlu tahu,” katanya.

Lebih lanjut, Nur mengatakan Komisi D juga terbuka menerima aspirasi warga yang menolak atau memiliki kekhawatiran terhadap rencana pengembangan geotermal Gunung Ungaran.

Apabila masyarakat menyampaikan keluhan secara resmi, DPRD akan melakukan konsultasi maupun kajian untuk melihat aspek yang paling aman bagi masyarakat.

“Nah, kalau memang sudah datang menyampaikan ke sini ya nanti akan kita lakukan konsultasi atau mungkin kajian-kajian ya terkait hal tersebut mana yang lebih aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memastikan Komisi D akan membuka ruang ԁialog dengan masyarakat. Hal tersebut ԁilakukan setelah pihaknya memperoleh informasi yang lebih lengkap dari Kementerian ESDM. Sementara itu pihaknya meminta masyarakat tetap tenang sembari menunggu penjelasan lebih lengkap mengenai program tersebut.

“Iya, masyarakat tetap tenang dulu. Saya harap ya karena ini juga dalam rangka pengembangan energi baru terbarukan yang ԁilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM,” tandas Nur. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp