“Potensi migas di Blora juga perlu eksplorasi. Agar DBH Migas kami dapat meningkat signifikan dan mendukung lifting minyak nasional,” tambahnya.
Sebagai informasi, perolehan DBH Migas Kabupaten Blora dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren yang fluktuatif. Antara lain Rp15,3 miliar (2022), Rp161,4 miliar (2023), Rp135,1 miliar (2024), dan Rp52 miliar hingga Juni 2025.
Dengan adanya proyek ini, harapannya angka-angka tersebut dapat meningkat pada tahun-tahun mendatang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





