SEMARANG, beritajayeng.tv – Sesuatu yang berbau mistis tentunya tidak asing lagi dengan istilah malam satu suro. Hal ini sering kita dengar berbagai kepercayaan hingga mitos yang masih berlangsung di Tanah Jawa.
Bahkan ada beberapa larangan yang jika kita lakukan di malam tersebut konon akan mendatangkan petaka. Larangan tersebut diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang khususnya oleh masyarakat Jawa.
Apa saja kira-kira larangan yang dimaksud? Berikut ini informasinya.
4 Larangan di Malam Satu Suro
Keluar rumah
Berhubung malam tersebut terkenal dengan hal-hal yang berbau mistis, maka para masyarakat Jawa meyakini untuk tidak keluar rumah.
BACA JUGA: Penting! Berikut Amalan di Malam 1 Muharram 1447 Hijiriah
Apabila memaksa untuk keluar rumah, konon akan mengundang sebuah bahaya besar seperti gangguan makhluk halus terlebih lagi bagi mereka yang memiliki weton tertentu.
Konon ada juga yang mengatakan bahwa malam tersebut merupakan waktu yang sangat keramat bagi para dukun hingga pesugihan.
Tak jarang dari mereka sering mencari tumbal untuk mendapatkan keuntungan seperti kekayaan hingga sebuah kesaktian.
Tidak boleh berisik
Larangan yang satu ini ternyata telah menjadi sebuah tradisi bagi para Keraton Yogyakarta. Yakni masyarakat akan melakukan sebuah ritual tapa bisu atau berdiam tanpa bicara sedikitpun.
Bahkan anehnya lagi, mereka juga tidak boleh makan, minum hingga merokok. Tradisi tersebut merupakan sebuah spiritual merefleksikan bagaimana menciptakan keheningan secara hati-hati.
BACA JUGA: Daftar 4 Rekomendasi Buah yang Baik untuk Anak, Menjaga Kekebalan Tubuh dan Pertumbuhan Otak
Tidak menggelar pesta
Sebuah hajatan atau lainnya yang mengundang keramaian juga menjadi salah satu larangan di malam tersebut. Terlebih lagi sebuah pernikahan yang berlangsung, konon akan mendatangkan malapetaka yang besar.
Larangan tersebut ternyata merupakan sebuah warisan dari Sultan Agung. Di malam satu suro ia menganjurkan para masyarakat untuk menyepi lantaran malam tersebut begitu sakral.
Pindah rumah





