SEMARANG, beritajateng.tv – Manajemen Laskar Mahesa Jenar memutuskan untuk memboyong seluruh skuat utama guna menjalani agenda Pusat Latihan di Jogja pekan ini. Langkah strategis tersebut bertujuan untuk mematangkan taktik serta meningkatkan kebugaran fisik pemain sebelum terjun ke putaran ketiga Liga 2.
Kondisi tim yang saat ini masih tertahan pada posisi sembilan klasemen sementara Grup B Liga 2 menjadi alasan utama penguatan tim. Skuat kebanggaan warga Semarang tersebut baru mengumpulkan sebelas poin dan berada dalam ancaman zona merah yang cukup mengkhawatirkan. Kehadiran Direktur Teknik baru, Alfredo Vera, memberikan warna baru dalam program latihan yang berlangsung di Kota Pelajar tersebut. Beliau memimpin langsung setiap sesi latihan pagi dan sore hari guna memastikan transisi permainan berjalan secara sempurna.
Peta persaingan di Grup B memang terlihat sangat menantang bagi perjuangan Laskar Mahesa Jenar pada musim kompetisi tahun ini. Persipura Jayapura dan PS Barito Putera masih mendominasi puncak klasemen dengan raihan poin kembar sebanyak tiga puluh tujuh angka. PSS Sleman membayangi ketat pada urutan ketiga dengan mengoleksi tiga puluh enam poin yang membuat persaingan semakin memanas.
Sementara itu, Deltras FC serta Kendal Tornado FC berada pada papan tengah dengan perolehan tiga puluh tiga poin. Persela Lamongan menempati posisi enam, sedangkan Persiku dan Persiba mengungguli perolehan poin tim Semarang tersebut. Persipal FC masih menjadi juru kunci grup dengan torehan enam poin saja hingga saat ini.
BACA JUGA : Jadwal Lengkap PSIS Semarang Putaran Ketiga Liga 2 : Penentuan Nasib PSIS di Liga 2
Fokus Taktik dan Kedisiplinan Selama Pusat Latihan di Jogja
Pemilihan lokasi di Yogyakarta merujuk pada ketersediaan fasilitas lapangan yang berkualitas serta suasana kota yang sangat kondusif bagi konsentrasi atlet. Alfredo Vera menitikberatkan latihan pada koordinasi lini belakang yang sering kali kehilangan fokus saat menghadapi serangan balik cepat lawan.





