SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang menghadapi persoalan cedera pemain menjelang bergulirnya kompetisi Championship 2026/2027. Pelatih Widodo C Putro kini fokus memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik sebelum Laskar Mahesa Jenar memulai perjuangan mengejar target promosi ke Super League.
Tiga pemain PSIS, yakni Abduh Lestaluhu, Habil Akbar, dan Ahmad Nufiandani, masih menjalani pemantauan tim medis dan pelatih. Ketiganya mengalami masalah kebugaran setelah PSIS menjalani rangkaian laga pramusim dan pemusatan latihan dengan intensitas tinggi.
Widodo mengatakan kondisi Abduh dan Habil mulai membaik. Keduanya bahkan sudah dapat mengikuti sejumlah aktivitas bersama tim. Namun, ia tidak ingin mengambil risiko dengan langsung memberikan menu latihan penuh.
“Abduh sebetulnya sudah bisa, karena mendekati kompetisi, jadi kami protect. Tapi tetap dia bermain, mana yang ԁiikuti dan tidak ԁiikuti,” ujar Widodo, belum lama ini.
BACA JUGA: PSIS Semarang Bidik Promosi ke Super League, Widodo: Laga Away Kini Harus Bermain Menyerang
Hal serupa berlaku bagi Habil Akbar. Pemain asal Sragen tersebut sudah menunjukkan perkembangan positif, tetapi tim pelatih tetap memberikan perlakuan khusus agar kondisinya benar-benar pulih sebelum kompetisi ԁimulai.
“Habil kami protect sampai lebih 100 persen. Habil juga sebetulnya sudah bisa,” kata Widodo.
Sementara itu, Ahmad Nufiandani masih harus menjalani pemulihan karena mengalami cedera hamstring. Pelatih PSIS berusia 55 tahun itu memilih mengistirahatkan pemain yang pernah memperkuat Persebaya dan Madura United FC tersebut untuk mencegah cedera semakin parah.
“Kalau Nufi masih ada sedikit hamstring, jadi kami keep dulu,” tuturnya.
BACA JUGA: PSIS Semarang Masih Ingin Tambah 2 hingga 4 Pemain Muda, Siapkan Strategi Rotasi Punggawa U-21
Widodo mengakui tingginya intensitas pertandingan pramusim menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi fisik pemain. Meski demikian, rangkaian uji coba tersebut memberikan manfaat penting untuk mengukur perkembangan tim.
PSIS sebelumnya telah menghadapi Persebaya dan Bhayangkara FC. Dalam dua pertandingan tersebut, PSIS bermain imbang 2-2 melawan Persebaya dan 1-1 kontra Bhayangkara FC.
Untuk sementara, PSIS belum berencana menambah laga uji coba menghadapi tim lain. Widodo memilih menggelar internal game untuk menjaga kondisi pemain sekaligus memantau perkembangan mereka, termasuk tiga pemain yang masih dalam pengawasan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PSIS memastikan skuad berada dalam kekuatan terbaik ketika Championship 2026/2027 resmi bergulir. Dengan target kembali ke Super League, kondisi fisik pemain menjadi salah satu faktor penting yang tidak ingin ԁiabaikan Widodo. (*)





