SEMARANG, beritajateng.tv – Harapan PSIS Semarang untuk tetap bersaing di Liga 1 resmi pupus setelah pekan ke-32 berakhir. Hasil imbang Semen Padang saat menantang Persebaya Surabaya menjadi pukulan terakhir bagi skuad Mahesa Jenar.
Pertandingan antara Semen Padang dan Persebaya berakhir 1-1 pada Minggu, 11 Mei 2025 malam. Hasil itu cukup menyelamatkan Semen Padang sekaligus mendepak PSIS dari Liga 1.
Sementara itu, Persis Solo mencuri perhatian publik setelah mencatat kemenangan meyakinkan. Bertandang ke markas PSBS Biak, Laskar Sambernyawa tampil tajam dan penuh determinasi.
BACA JUGA: Keok dari PSS, PSIS Semarang Kian Terancam Degradasi, Eks Pemain: Imbas Ketidakadilan Padaku
Duel sengit di Stadion Lukas Enembe berakhir 2-0 untuk Persis Solo. Moussa Sidibe membuka keunggulan lewat aksinya pada menit ke-38. Ramadhan Sananta menyempurnakan kemenangan lewat gol telat di menit 90+5.
Meski mendapat tekanan dari tuan rumah, Persis Solo bermain disiplin dan efektif melalui skema serangan balik. Penjaga gawang Muhammad Riyandi juga tampil gemilang menjaga gawang tetap aman.
Tambahan tiga poin membawa Persis Solo naik ke peringkat 13 klasemen sementara. Kini mereka mengoleksi 35 poin dari total 32 pertandingan yang telah dijalani.
BACA JUGA: Jelang Hadapi PSIS Sleman dan Dua Laga Sisa, Caretaker PSIS Semarang: Semuanya Seperti Final
Dengan dua pertandingan tersisa, Persis hanya butuh satu kemenangan untuk memastikan posisi aman dari ancaman empat tim terbawah. Jika berhasil meraih tiga poin lagi, maka perolehan mereka akan menjadi 38 poin.
Angka tersebut tidak mungkin dikejar Barito Putera yang saat ini tertahan di peringkat ke-16. Tim asal Kalimantan itu hanya berpeluang mengumpulkan maksimal 37 poin dari dua laga sisa.
Laga terakhir Persis Solo akan berlangsung melawan Dewa United dan Persib Bandung. Hasil dua pertandingan itu bakal menentukan nasib akhir tim asuhan Leonardo Medina di kompetisi musim ini. (*)





