SEMARANG, beritajateng.tv – Atmosfer persaingan Pegadaian Championship 2025/2026 semakin memanas jelang pekan ke-26.
Laga menarik akan tersaji saat PSIS Semarang menjamu Kendal Tornado FC di Stadion Jatidiri, Sabtu malam, 25 April 2026, dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi tim tamu yang berjuluk Laskar Badai Pantura, laga ini menjadi momentum penting untuk menjaga konsistensi performa. Sekaligus memperpanjang tren positif yang tengah mereka bangun.
Kendal Tornado FC datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun.
Hasil tersebut di raih saat menghadapi Persiba Balikpapan dan Deltras FC Sidoarjo, yang menjadi modal berharga jelang laga tandang terakhir musim ini.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keetjes, menegaskan bahwa timnya memiliki tekad kuat untuk melanjutkan catatan positif tersebut.
Ia menilai para pemainnya berada dalam kondisi siap tempur.
“Kami berharap para pemain bisa melanjutkan tren positif ini. Persiapan sudah berjalan dengan maksimal,” ujar Stefan dalam sesi konferensi pers, Jumat, 24 April 2026.
Meski demikian, Stefan tidak menutup mata terhadap perkembangan performa PSIS Semarang.
Menurutnya, tim tuan rumah menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa pertandingan terakhir.
“PSIS adalah tim yang terus berkembang. Tapi kami percaya siapa pun yang di turunkan nanti akan tampil dengan semangat juang tinggi di lapangan,” lanjutnya.
BACA JUGA: Skenario PSIS Keluar dari Zona Degradasi, Laga Kontra Kendal Tornado Jadi Kunci Debut Kas Hartadi
Optimisme serupa juga di sampaikan oleh bek sayap Kendal Tornado FC, Bayu Fiqri.
Ia menyebut laga melawan PSIS akan menjadi ujian penting, namun timnya siap memberikan perlawanan terbaik.
“PSIS tim yang bagus dan sedang meningkat. Tapi kami akan tetap fight dan berusaha memberikan hasil maksimal,” kata Bayu.
Sementara itu, PSIS Semarang diprediksi akan memanfaatkan dukungan penuh suporter di Stadion Jatidiri untuk mengamankan poin penting.
Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi Laskar Mahesa Jenar dalam menjaga tren positif mereka.





