“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sekolah telah membuka ruang kolaborasi dengan orang tua. Peringatan Nuzulul Quran dan khataman Al-Qur’an ini menjadi momen yang sangat baik untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini,” kata Pak Dul.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan tausiah dari Ahmad Mustaqim, Guru Pendidikan Agama Islam SDN Tugurejo 01. Ia yang menjelaskan keutamaan Al-Qur’an dalam kehidupan seorang muslim.
Dalam tausiahnya, ia mengajak para siswa untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta membiasakan membaca dan mempelajarinya setiap hari.
Puncak acara tertandai dengan tadarus khataman Al-Qur’an bin nadhor 30 juz dalam satu majelis. Di mana seluruh peserta membaca Al-Qur’an sesuai pembagian juz masing-masing hingga khatam secara bersama-sama.
Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan ini juga memberikan berbagai manfaat bagi siswa. Seperti meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membentuk karakter dan akhlak mulia, melatih kedisiplinan serta tanggung jawab, hingga mempererat kebersamaan dan ukhuwah di lingkungan sekolah.
BACA JUGA: Bangunan Sekolah Rusak, Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Tetap Prioritaskan Rehabilitasi di 2026
Melalui kegiatan, harapannya, semangat mempelajari dan mencintai Al-Qur’an terus tumbuh dalam diri para siswa, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman. (*)
Editor: Farah Nazila





