Kuncar menjelaskan kendaraan tersebut belum dapat pihaknya manfaatkan secara maksimal karena masih menunggu kelengkapan administrasi seperti STNK dan nomor kendaraan.
“Begitu seluruh surat kendaraan selesai, armada akan langsung kami operasikan. Truk akan kami gunakan mengambil beras SPHP dari Bulog sekaligus membantu distribusi bersama KKMP lain di Kecamatan Gajahmungkur agar biaya angkut lebih efisien,” jelasnya.
Antar Jemput Lansia
Sementara itu, kendaraan Viar akan ia manfaatkan untuk layanan antar pesanan kepada anggota, terutama warga lanjut usia yang kesulitan datang langsung ke koperasi.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Nantinya Viar akan kami gunakan untuk mengantar pesanan anggota, khususnya lansia,” tambahnya.
KKMP Sampangan menempati bangunan seluas sekitar 600 meter persegi di atas lahan sekitar 1.000 meter persegi yang mereka manfaatkan dari aset Pemerintah Kota Semarang. Di dalamnya tersedia area toko, gudang, ruang pupuk, ruang klinik, hingga tempat penyimpanan gas LPG 3 kilogram.
“Ada gerai penjualan, ruang pupuk, gudang sembako, ruang klinik, sampai penyimpanan LPG. Gudang menjadi ruangan terbesar karena nantinya digunakan menyimpan berbagai komoditas kebutuhan masyarakat,” ungkap Kuncar.
Akan ada Klinik Gigi dan Dokter Spesialis
Meski belum seluruh ruangan berfungsi, pengelola telah menyiapkan rencana pengembangan layanan. Termasuk membuka klinik gigi dan menghadirkan praktik dokter spesialis agar manfaat koperasi semakin luas bagi masyarakat.
“Total lahan di kawasan ini lebih dari 4.000 meter persegi milik Pemkot. Sebagian digunakan Puskesmas di bawah Dinas Kesehatan, sedangkan KKMP memanfaatkan sekitar 1.000 meter persegi sesuai arahan pemerintah pusat,” pungkasnya. (*)





