Jateng

Punya Viar hingga Truk, Omzet Koperasi Merah Putih Sampangan Tembus Rp64 Juta Sebulan

×

Punya Viar hingga Truk, Omzet Koperasi Merah Putih Sampangan Tembus Rp64 Juta Sebulan

Sebarkan artikel ini
Punya Fasilitas Viar hingga Truk, Omzet Koperasi Merah Putih Sampangan Tembus Rp64 Juta Sebulan
Koperasi Merah Putih Sampangan punya berbagai fasilitas mulai dari motor Viar, Pickup hingga Truk. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan Semarang terus menunjukkan perkembangan positif sejak mulai beroperasi.

Tidak hanya mencatat omzet puluhan juta rupiah setiap bulan, koperasi ini juga memperluas layanan bagi anggota dengan dukungan berbagai fasilitas dari pemerintah untuk memperkuat operasional.

Ketua KKMP Sampangan, Kuncar Asriyanto, mengatakan koperasi kini menyediakan beragam kebutuhan pokok, mulai dari beras SPHP, Minyakita, gula, hingga produk-produk UMKM lokal yang menjadi andalan masyarakat.

“Produk yang kami jual cukup beragam, mulai dari produk Bulog, ID Food, Dinas Pertanian sampai produk lokal. Penjualan memang naik turun mengikuti kondisi stok, tetapi antusiasme masyarakat tetap tinggi,” ujar Kuncar.

BACA JUGA: Viral Gerai Koperasi Merah Putih Disebut di Tengah Hutan, Camat Wonogiri Beri Penjelasan 

Menurutnya, dukungan warga menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan koperasi. Hingga pertengahan 2026, jumlah anggota telah mencapai sekitar 240 orang dan sebagian besar aktif memanfaatkan layanan koperasi.

“Kenapa kami bisa terus berkembang? Karena warga benar-benar mendukung keberadaan koperasi ini. Anggota kami sudah lebih dari 240 orang dan mayoritas aktif. Kehadiran Koperasi Merah Putih sangat membantu, terutama bagi pelaku UMKM,” katanya.

Data koperasi menunjukkan omzet penjualan dalam tiga bulan terakhir masih berada di angka puluhan juta rupiah. Pada April 2026, nilai penjualan mencapai Rp64 juta, kemudian Rp61 juta pada Mei, dan Rp52 juta selama Juni.

Beras SPHP menjadi komoditas paling  masyarakat minati. Setiap bulan koperasi mampu menjual sekitar dua ton atau 400 karung beras SPHP dengan nilai transaksi sekitar Rp22 juta.

Selain beras SPHP, masyarakat juga banyak membeli Minyakita, gula, beras premium Sentra Ramos, Jempol Tani, hingga beras medium yang di pasok petani lokal.

Untuk mendukung aktivitas distribusi, KKMP Sampangan telah menerima bantuan satu unit truk Hino, dua unit kendaraan roda tiga Viar, rak penyimpanan, dan pendingin ruangan. Sementara itu, satu unit mobil pikap masih menunggu proses pengiriman.