2. Plt Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Suwarto, saat ini menjabat sebagai Kepala DPU Kota Semarang. B
3. Plt Dinas Pendidikan, Joko Hartono, saat ini menjabat sebagai Kepala BKPP Kota Semarang.
4. Plt Dirut RSD KRMT Wongsonegoro (RSWN), M. Abdul Hakam, saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang.
5. Plt Dinas Perhubungan, M Khadik menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan.
6. Plt Dinas Kominfo, Yudi Hardianto Wibowo (Kepala Dispendukcapil Kota Semarang).
7. Plt Kepala Dinas Sosial, Endang Sarwiningsih Setyawulan menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
8. Plt Dinas Perdagangan, Aniceto Magno Dasilva, merupakan Camat Semarang Tengah.
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyoroti adanya delapan jabatan Kepala Dinas kosong dan di isi pelaksana tugas atau (Plt).
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Abdul Majid menyebut, rangkap jabatan sebenarnya hal yang lumrah terjadi di Organisasi Perangkat Daerah.
“Sebenarnya rangkap jabatan tidak masalah, tapi nggak boleh terlalu lama,” kata Majid.
Apalagi kata dia, saat ini Kota Semarang sedang di kepung bencana. Ia menyayangkan jika dinas seperti Perkim dan Dinas Sosial saat ini masih di jabar Plt.
Majid meminta agar jabatan kosong di dinas strategis ini harus segera di isi. “Kalau masih di isi Plt kan kurang gercep, kami minta Bu Wali segera mengisi jabatan kosong yang strategis,” tuturnya.
Ada 44 Jabatan Lurah Kosong
Selain delapan kepala OPD kata dia, ada 44 jabatan lurah yang kosong.
Menurutnya kekosongan ini cukup pihaknya sayangkan. Apalagi puncak musim hujan belum berakhir, sehingga potensi banjir yang semakin besar masih mengancam.
“Akhir tahun kan sebentar lagi, kondisi cuaca ini tidak kita prediksi. Kalau di Dinas teknis dan lurah ini kosong kan rancu,” bebernya.
Komisi A, kata dia, meminta Pemkot segera mengisi jabatan kosong dan segera ajukan ke walikota. Terutama untuk posisi lurah yang merupakan ujung tombak dari pelayanan.





