SEMARANG, beritajateng.tv – Setiap orang tentu memiliki cara masing-masing dalam memeriahkan lebaran hari raya Idul Fitri.
Salah satunya yakni dengan menyalakan kembang api atau yang lebih akrap dengan petasan. Jenis petasan ini tentu beragam, mulai dari bentuknya hingga daya ledaknya.
Berikut ini akan beritajateng.tv bagikan beberapa rekomendasi jenis petasan yang menghasilkan bentuk menarik.
Rekomendasi Jenis Petasan untuk Idul Fitri
Petasan Kentut
Petasan kentut adalah jenis petasan yang menghasilkan suara sangat keras. Setelah meledak, petasan ini mengeluarkan bau belerang yang tidak sedap, sehingga banyak orang mengaitkan bau tersebut dengan aroma kentut.
BACA JUGA: Anak-Anak Auto pada Suka! Berikut Rekomendasi Kue Kering untuk Lebaran Nanti
Petasan Gasing
Sesuai dengan namanya, petasan gasing memiliki bentuk mirip gasing. Jenis petasan ini akan mengeluarkan percikan api dan berputar saat dibakar.
Petasan Banting
Berikutnya petasan banting adalah jenis petasan yang bentuknya menyerupai bawang dan berukuran kecil seperti biji kopi. Petasan ini mengeluarkan suara kecil yang meletik (“tik”) saat dibanting ke tanah.
Dandelion
Dandelion adalah jenis kembang api yang ledakannya menghasilkan percikan api menyerupai bunga dandelion.
Percikan api tersebut memancarkan warna-warni yang menakjubkan, yang muncul akibat reaksi api. Kembang api jenis dandelion menghasilkan ledakan atau dentuman yang cukup keras. Karena itu, setiap orang perlu sangat berhati-hati saat menyalakannya.
BACA JUGA: Daftar 49 Lokasi Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Semarang, Setiap Kecamatan Ada
Roman Candle
Roman candle adalah jenis kembang api yang berbentuk tabung dari kardus. Kembang api ini mengeluarkan percikan api serta dengan suara dentuman.
Karena itu, roman candle biasanya khusus di luar ruangan, seperti di area terbuka atau lapangan.
Sparkle
Sparkle adalah jenis kembang api dengan percikan api berukuran kecil. Biasanya, bentuk kembang api ini berupa kawat yang memiliki panjang antara 30 hingga 50 meter.
Saat kamu nyalakan, sparkle akan memancarkan percikan api selama 15 hingga 60 detik.





