Harga tiket yang terbanderol Rp1 jutaan sempat memantik pertanyaan publik. Tak sedikit juga yang membandingkan harga tiket Semarang-Karimunjawa dengan rute penerbangan ke negara tetangga yang lebih murah, seperti Malaysia dan Singapura.
Merespons hal itu, Masrofi tak banyak berkomentar. Hanya saja, ia menegaskan pesawat yang terbang ke Karimunjawa tak sama seperti penerbangan pada umumnya.
“Kapasitasnya kan 12 penumpang, pesawatnya Cessna 208 208 Grand Caravan. Bentuknya seperti apa, saya juga belum tau, belum mencoba. Besok kita coba, apakah pesawatnya cukup dan dapat melayani penumpang yang ke Karimunjawa,” paparnya.
BACA JUGA: Bandara Dewadaru Beroperasi 4 Juli 2025, Maskapai Ini Siap Terbang Jogja & Semarang ke Karimunjawa
Jika memang minat wisatawan menggunakan pesawat ke Karimunjawa tinggi, maka Masrofi optimistis maskapai dengan pesawat ATR seperti Wings Air bisa membuka rute ke Karimunjawa. Tentunya, kata dia, dengan jumlah penumpang yang lebih banyak.
“Gak hanya dengan pesawat Cessna, tapi bisa saja dengan pesawat lebih besar untuk daya tampungnya, seperti pakai ATR dari Wings Air. Memang itu baling-baling, tapi kapasitasnya lebih besar,” pungkas Masrofi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





