Jateng

Rute Trans Semarang ke The Park Mall Berpeluang Dihidupkan Lagi, Ini Penjelasan BLU

×

Rute Trans Semarang ke The Park Mall Berpeluang Dihidupkan Lagi, Ini Penjelasan BLU

Sebarkan artikel ini
Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang membuka peluang mengaktifkan kembali rute menuju The Park Mall Semarang.
Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang membuka peluang mengaktifkan kembali rute menuju The Park Mall Semarang.

Namun, realisasi penambahan layanan tersebut masih menunggu pengajuan resmi dari pihak pengelola mall kepada Wali Kota Semarang sebelum kajian lebih lanjut.

Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan manajemen The Park Mall untuk membahas rencana penambahan rute angkutan massal tersebut.

Dalam pertemuan itu, BLU Trans Semarang menjelaskan bahwa keputusan penambahan maupun perubahan rute merupakan kewenangan kepala daerah.

“Kami sudah bertemu dengan pihak The Park Mall Semarang dan menyampaikan bahwa kebijakan penambahan rute merupakan kewenangan kepala daerah. Untuk itu kami meminta pihak mal mengajukan surat permohonan kepada Wali Kota Semarang, Ibu Agustina Wilujeng Pramestuti,” ujar Haris.

Menurut Haris, rute menuju The Park sebenarnya bukan hal baru. Trans Semarang pernah melayani kawasan tersebut, namun operasionalnya kemudian beralih ke Jalan Kokrosono setelah evaluasi terhadap jumlah penumpang.

BACA JUGA: 61 Bus Baru Trans Semarang Sudah Mengaspal, Bus Listrik Beroperasi Agustus 2026 

“Dulu rute menuju The Park Mall pernah di lalui Trans Semarang. Namun kemudian kami alihkan ke Jalan Kokrosono karena dari sisi transportasi massal kami mengejar potensi load factor atau jumlah penumpang. Di kawasan Kokrosono terdapat banyak sekolah sehingga kebutuhannya lebih tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah surat permohonan di terima pemerintah kota, tim akan melakukan kajian menyeluruh sebelum memutuskan penambahan layanan.

Kajian tersebut meliputi potensi jumlah penumpang, kebutuhan armada, hingga pengaturan jam operasional agar layanan yang diberikan tetap efektif dan efisien.

“Nanti akan kami kaji sesuai disposisi tim, termasuk jam operasional dan jumlah armada yang di butuhkan. Semua akan melihat potensi load factor di lapangan,” katanya.

Haris juga mengungkapkan uji coba layanan Trans Semarang menuju kawasan 23 Semarang Shopping Center menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

Meskipun peningkatan jumlah penumpang belum terlalu besar, tren penggunaan layanan terus menunjukkan pertumbuhan.