Hukum & Kriminal

Sakit Hati Cinta Ditolak, Mahasiswa UIN Ini Tega Bacok Temannya Hingga Nyaris Tewas di Kampus

×

Sakit Hati Cinta Ditolak, Mahasiswa UIN Ini Tega Bacok Temannya Hingga Nyaris Tewas di Kampus

Sebarkan artikel ini
rehan majafar pembacokan uin suska
Tangkapan layar sosok Raihan Mufazzar, mahasiswa pelaku pembacokan di UIN Suska. (Instagram/@sadampermana.w)

SEMARANG, beritajateng.tv – Begini fakta-fakta peristiwa pembacokan terhadap mahasiswi di lingkungan kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska) Riau, Kamis, 26 Februari 2026 pagi. Korban, Faradhila Ayu Pramesti, nyaris kehilangan nyawa setelah diserang rekan satu fakultasnya, Rehan Mujafar.

Keduanya tercatat sebagai mahasiswa Ilmu Hukum di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau. Insiden berdarah ini terjadi saat Faradhila hendak menjalani ujian munaqasyah atau ujian skripsi.

Berawal dari Rasa Suka Saat KKN UIN

Kasus ini bermula dari perasaan pelaku terhadap korban. Rehan mengaku mulai menyukai Faradhila sejak keduanya tergabung dalam satu kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kedekatan selama program tersebut membuat pelaku menaruh rasa dan berharap dapat menjalin hubungan asmara.

Namun harapan itu pupus. Korban menolak perasaan Rehan karena telah memiliki kekasih. Penolakan tersebut dugaan kuat memicu sakit hati mendalam pada diri pelaku. Rasa kecewa yang tidak terkelola itu kemudian berubah menjadi dendam.

BACA JUGA: Aksi Sosial Religius KKN UIN Walisongo, Masjid Al Huda Jadi Simbol Kebersamaan

Polisi menduga mahasiswa UIN itu telah menyimpan niat jahat setelah cintanya ditolak. Sakit hati itulah yang akhirnya mendorongnya merencanakan aksi penyerangan.

Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB, suasana kampus yang semula tenang mendadak mencekam. Rehan mendatangi gedung Fakultas Syariah dan Hukum dan naik ke lantai dua, tempat korban menunggu giliran ujian seorang diri.

Pelaku membawa senjata tajam jenis kapak dan parang yang ia bawa dari rumahnya di Bangkinang, Kabupaten Kampar. Senjata tersebut pelaku sembunyikan di dalam tas.

Saat bertemu korban, pelaku langsung mengeluarkan kapak dan membacok ke arah kepala Faradhila. Korban secara refleks menangkis serangan itu dengan tangan kiri, sehingga mengalami luka serius di bagian tangan.

BACA JUGA: Begini Kronologi Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang Hanyut di Sungai, Berlokasi di Kendal

Aksi brutal tersebut mengejutkan mahasiswa dan dosen yang berada di sekitar lokasi. Kepanikan pun tak terhindarkan.