Setelah doa lintas agama, guru dan siswa kemudian kompak bersama-sama menyanyikan lagu berjudul “Nyanyian Perdamaian”. Martin pun berharap, dengan acara sederhana seperti ini, siswa SD Mataram makin mengerti tentang makna perbedaan.
“Harapannya anak-anak semakin memiliki pengetahuan tentang tokoh dunia atau pemimpin negara, dan mereka makin mencintai perbedaan yang ada,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





