Olahraga

Bertekad Ciptakan Tradisi Emas PON, Tim Tinju Jawa Tengah Siap Tampil All Out Bak Gladiator

×

Bertekad Ciptakan Tradisi Emas PON, Tim Tinju Jawa Tengah Siap Tampil All Out Bak Gladiator

Sebarkan artikel ini
Tinju Jawa Tengah
Ketua Umum Pertina Jateng, Kairul Anwar, berfoto bersama manajer tim PON Danang Adhi Kusumo, atlet, dan pelatih saat pelepasan kontingen tinju. (Foto: Dok. Pertina Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tim tinju Jawa Tengah bertekad mengulang kejayaan di Pekan Olahraga Nasional (PON). Pada edisi PON sebelumnya, mereka mampu meraih satu medali emas.

Hal tersebut sebagaimana penuturan Ketua Umum Pengprov Pertina Jawa Tengah, Kairul Anwar. Apalagi, dengan tempaan selama lima bulan dan serangkaian latih tanding dengan petinju berkelas, Kairul yakin empat petinju Jawa Tengah mampu bersaing dan tampil bak gladiator yang siap tempur di PON 2024 Aceh dan Sumatera Utara.

“Saya optimistis kami bisa mempertahankan medali emas seperti saat PON 2021 lalu di Papua. Minimal satu medali emas, syukur-syukur lebih,” kata Kairul kepada beritajateng.tv, Selasa, 3 September 2024. “Pesan saya tetap pede, dan mampu mengalahkan diri sendiri,”

Pada PON 2024 ini, Jawa Tengah akan mengirimkan empat petinju sekaligus. Mereka yakni Silvania Putri Ayu Nurrohmah (54 kg), Ahmad Irfan (57 kg), Ari Marsiana (66 kg), dan Burhanudin Aduraf (75 kg).

BACA JUGA: Ada Atlet Pelatnas Kiromal Katibin, Panjat Tebing Jateng Targetkan 5 Medali Emas di PON 2024

Kairul ingin semua petinju mampu memanfatkan PON sebagai kesempatan pembuktian diri sebagai atlet kebanggaan Jawa Tengah. Menurutnya, inilah momen yang tepat untuk menciptakan tradisi medali emas bagi Jawa Tengah.

Sebagai Exco PSSI, Kairul mencontohkan bagaimana timnas sepakbola Merah Putih berdarah-darah menggapai medali emas SEA Games 2023 Kamboja. Saat juara tercapai, masyarakat pun menyambut mereka dengan meriah.

“Perjuangan keras timnas ini hendaknya menjadi inspirasi bagi petinju agar meraih hasil maksimal. Pilihannya hanya ada dua, ambil prestasi di PON, atau pulang tanpa membawa hasil. Dan kami pengurus Pertina pasti akan memberikan apresiasi bagi siapa yang meraih medali di PON,” katanya.

Atlet tinju Jawa Tengah dalam kondisi prima, mesti jaga fokus di atas ring

Sementara itu, Wakil Ketua II Pertina Jateng, Soedjatmiko, menambahkan, petinju Jawa Tengah kini sedang dalam kondisi baik untuk terjun di PON 2024. Ia pun meminta petinju agar mau berjuang maksimal.

Selain itu, ia menekankan supaya para petinju tak memikirkan hal-hal di luar teknis.

“Untuk memelihara harapan itu, maka motivasi, nyali, keteguhan hati yang bersih harus ada pada tiap petinju. Fokus bertanding, dan jangan pikir macam-macam,” ujar Soedjatmiko.

BACA JUGA: Akhirnya! Saddam Dwi Sumbang Medali Pertama Jateng di PON 2024, Pelepas Dahaga Artistik Putra Setelah 24 Tahun

Ia menyebut, salah satu ketakutan yang sering mendera atlet adalah sistem penilaian oleh juri. Adapun pada PON 2024 nanti, sistem penilaian petinju di atas ring bakalan fair karena menggunakan sistem komputer.

Dengan sistem ini, setiap petinju dituntut untuk memasukkan pukulan bersih yang menghasilkan poin.

“Kami semua punya mimpi yang sama yaitu semua petunju bisa meraih prestasi terbaik di PON. Prestasi akan memberikan tidak hanya ‘jeneng‘ (nama) tapi juga ‘jenang’. KONI Jateng sudah mengajukan ke Pemprov bagi peraih medali emas PON mendapatkan bonus Rp250 juta,” tutur Soedjatmiko yang juga wakil ketua umum II KONI Jateng itu. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp