SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Sara Wijayanto kembali menjadi sorotan publik setelah secara terbuka menceritakan alasan keputusannya menjalani operasi plastik.
Dalam sebuah podcast bersama Ivan Gunawan pada YouTube resminya, istri pesulap Demian Aditya itu mengungkap bahwa tindakan tersebut berawal dari rasa tidak percaya diri yang ia rasakan sejak lama.
Sempat Insecure dan Luka dari Masa Lalu
Sara bercerita bahwa ia dulu sering merasa tidak pantas untuk mendapatkan cinta dan menilai penampilannya tidak menarik.
BACA JUGA: Update Skandal AI di SMAN 11 Semarang: Dekan Undip Tegaskan Tindakan Tegas untuk Chiko
Perasaan itu muncul akibat pengalaman pahit pada masa lalu, ketika ia pernah mendapat ucapan merendahkan dari mantan suaminya yang menilai tampangnya jelek.
Ucapan tersebut begitu membekas hingga membuat Sara kehilangan rasa percaya diri.
“Aku pernah dengar dia bilang, ‘Lihat ya, kamu tuh jelek banget, enggak ada cowok yang mau sama kamu.’ Kalimat itu terus aku ingat, dan aku sempat percaya itu,” ujar Sara.
Selama bertahun-tahun, perasaan insecure itu menghantuinya. Namun kini, Sara mengaku telah berdamai dengan masa lalu dan tidak lagi menyimpan dendam terhadap siapa pun yang pernah menyakitinya.
Sara Wijayanto Tiga Kali Jalani Operasi Plastik
Dalam percakapan tersebut, Ivan Gunawan juga menyinggung biaya operasi hidung Sara yang mencapai sekitar Rp600 juta.
Sara membenarkan bahwa ia telah menjalani tiga kali operasi untuk memperbaiki bentuk hidungnya.
BACA JUGA: Duh! Youtube Down Pagi Ini, Apa Penyebabnya dan Negara Mana Saja yang Terdampak?
Dua operasi pertama berlangsung di Jakarta, namun hasilnya kurang memuaskan karena posisi implan tidak simetris.
Operasi ketiga akhirnya terjadi di Amerika Serikat menggunakan tulang iga sebagai bahan pembentuk dan memakan waktu sekitar delapan jam.
Hasilnya, bentuk hidung Sara kini terlihat lebih proporsional dan alami.
Bentuk Self Love, Bukan Ketidaksyukuran
Sara menegaskan bahwa keputusan untuk menjalani operasi bukan karena ketidaksyukuran terhadap ciptaan Tuhan, melainkan sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.





