BLORA, beritajateng.tv – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Blora mendorong tutup permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2, usai dugaan ratusan siswa sekolah keracunan MBG.
Permintaan Satgas MBG Blora agar adanya tindakan tutup permanen SPPG Sukorejo 2 di mengemuka usai dugaan ratusan siswa SMAN 1 Tunjungan, Blora mengalami keracunan MBG.
“Operasional SPPG Sukorejo 2 diminta untuk tutup secara permanen,” kata Ketua Satgas MBG Blora, Sri Setyorini, Rabu, 9 September 2026.
BACA JUGA: Rentetan Dugaan Keracunan MBG di Jateng, Gus Yasin: Kami Fungsinya hanya Melaporkan
SPPG Sukorejo 2 Mendapat Tiga Kali Peringatan
Dia mengatakan, Satgas MBG Kabupaten Blora ingin adanya tutup permanen SPPG Sukorejo 2. Satgas juga telah mengecek langsung kondisi para siswa yang mengalami keluhan kesehatan yang dugaanya keracunan MBG menjadi penyebab. Pemeriksaan kesehatan berjalan di aula SMAN 1 Tunjungan.
Satgas MBG menyatakan prihatin atas banyaknya siswa yang dugaannya mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan program MBG yang telah menyasar sekolah.
Permintaan tutup SPPG Sukorejo 2 tersebut bukan tanpa alasan. Satgas MBG Kabupaten Blora. menyebut, SPPG Sukorejo 2 telah tiga kali menerima surat peringatan.
BACA JUGA: Tujuh Ratus Lebih Siswa di Rembang Keracunan MBG, Gus Yasin: SPPG Terancam Tutup jika Langgar SOP
Sebagai informasi, kasus dugaan keracunan MBG itu terjadi setelah para siswa menyantap menu MBG di sekolah beberapa hari lalu.
Terdapat setidaknya sebanyak 136 siswa dan satu orang guru yang mengalami sejumlah keluhan kesehatan, dengan dugaan keracunan MBG.
Sejumlah Siswa Terduga Keracunan MBG Mendapat Perawatan Lebih
Para korban dugaan keracunan MBG rata-rata mengeluhkan beberapa hal. Di antaranya, pusing, mual, hingga diare yang terjadi berulang kali.
Dari ratusan orang yang mengalami keluhan, terdapat sejumlah siswa yang harus mendapat penanganan lebih. Ada enam siswa harus mendapat perawatan di klinik kesehatan lantaran kondisi mereka cukup lemah usai dugaan keracunan MBG.
Kasus dugaan keracunan MBG yang menumpa siswa ratusan tersebut kini menjadi perhatian Satgas MBG Kabupaten Blora. Evaluasi terhadap penyelenggaraan dan penyaluran makanan program MBG juga harus untuk memastikan makanan memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi. (*)
Editor: Diaz A Abidin





