Selain rongsok yang memenuhi bahu jalan, Satpol PP juga menyoroti keberadaan bedeng-bedeng tambahan yang di bangun di luar bangunan utama usaha.
Bangunan liar tersebut menurutnya semakin memperburuk tampilan kawasan yang sedang dipersiapkan menjadi koridor wisata.
“Itu berada di luar bangunan induk. Mereka juga membuat bedeng-bedeng tambahan sehingga kawasan terlihat semrawut. Sepanjang Jalan Kolonel Sugiyono harus steril dari rongsok,” tegasnya.
Usai penertiban, Pemkot Semarang menjadwalkan kerja bakti massal di kawasan tersebut pada Jumat, 17 Juli 2026, guna memastikan area benar-benar bersih.
Satpol PP Kota Semarang juga akan meningkatkan patroli rutin agar lapak rongsok tidak kembali bermunculan di sepanjang koridor menuju Kota Lama.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar kawasan ini tetap tertib. Harapannya, wajah pintu masuk Kota Lama menjadi lebih representatif sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kota Semarang,” pungkas Kusnandir. (*)





