Jateng

Sayung Langganan Banjir Tiap Tahun, Ahmad Luthfi: Selamat untuk Demak Dapat Anggaran Rp10,9 Triliun

×

Sayung Langganan Banjir Tiap Tahun, Ahmad Luthfi: Selamat untuk Demak Dapat Anggaran Rp10,9 Triliun

Sebarkan artikel ini
anggaran Demak

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkap Kabupaten Demak mendapat anggaran Rp10,9 triliun untuk penanganan banjir.

Dalam sambutannya pada acara Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 26 Mei 2025, Luthfi mengaku dirinya sudah mengunjungi Sayung yang terdampak banjir rob di Demak pada Minggu, 25 Mei 2025 kemarin.

“Selamat untuk Demak dapat Rp10,9 triliun. Kemarin saya langsung ke sana, kita eksekusi,” tutur Luthfi.

Tak cuma soal banjir di Demak, Luthfi menyinggung fenomena La Nina yang terjadi di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, yang menurutnya rawan menimbulkan bencana.

Ia pun mencontohkan Kota Semarang yang rentan banjir dan mengalami penurunan tanah.

“Sentralnya Jawa ini, ibaratnya kayak Semarang itu kotanya banjir. Penurunan air tanah hampir 8-14 cm di tempat kita khususnya Pantura. Kita harus punya upaya preventif yang secara maksimal harus kita laksanakan,” sambungnya.

BACA JUGA: Warga Sayung Tak Tahan Banjir Rob Tiap Tahun, Ahmad Luthfi: Itu Kewajiban Pemerintah Pusat

Selain itu, Luthfi menegaskan, bupati/walikota yang daerahnya memiliki garis pantai wajib melakukan penanaman mangrove untuk mencegah banjir.

“Bagi bupati/walikota yang mempunyai garis pantai, kita akan melakukan penanaman mangrove bersama-sama. Jadi nanti kita bareng nanam mangrove dalam rangka pencegahan di tempat kita,” terangnya.

Mantan Kapolda Jawa Tengah itu juga menyoroti Perda tentang Pengelolaan Air Tanah yang tertuang dalam Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2018.

Ia meminta Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sumanto untuk mengevaluasi Perda Pengelolaan Air Tanah setiap tiga bulan sekali.

“Nanti harus kita lakukan evaluasi untuk serapan air tanah. Jangan satu tahun kelamaan, Pak. Tiga bulan kita evaluasi, minimal penyerapan air tanah tidak membabi buta,” tuturnya.

Alokasi Rp10,9 triliun ke Demak dari anggaran pusat untuk tol dan bangun giant sea wall