Ghost in the Cell terbilang sebagai karya Jokan yang paling nekat. Unsur gore tampil blak-blakan, humor slapstick muncul di saat yang tak terduga, bahkan adegan tari tiba-tiba muncul di tengah situasi kacau.
BACA JUGA: Daftar Film Horor Terbaru Siap Tayang di Bioskop April 2026, Siap Nonton?
Terdengar aneh? Ya. Menghibur? Jelas. Menariknya, segala keanehan itu bukan sekadar tempelan justru di sanalah film ini menemukan kepribadiannya.
Penjara dalam film ini tidak hanya berfungsi sebagai latar, melainkan simbol dari sebuah negara dalam skala kecil. Seperti sarat hierarki, penuh intrik, dan ditopang sistem yang rapuh.
Elemen horornya pun melampaui sekadar teror makhluk halus yang memburu aura negatif. Melainkan mencerminkan ketakutan yang dekat dengan keseharian seperti penyalahgunaan kekuasaan, ketidakadilan hukum, hingga manusia yang perlahan kehilangan rasa empati. (*)





