“Setelah dilakukan pemeriksaan dengan sangat teliti, didapati sayur yang terasa aneh dan cenderung pahit,” terang Tri Saptono.
“Saat ditelusuri tiga kantong plastik sayur dan dua kantong plastik sambal tersebut telah dicampuri pil koplo atau obat keras Daftar G,” jelasnya.
Makanan tersebut rencanannya akan dikirim kepada penghuni Lapas yang beinisial FA, DL dan TD yang akan disantap bersama namun makanan tersebut terbuang sia-sia.
Selanjutnya narapidana tersebut dilakukan pemeriksaan dan diamankan dalam sel isolasi untuk mendapatkan sanksinya. Dan barang bukti makanan tersebut telah dimusnahkan dengan cara dibakar.
Seluruh jajaran petugas Lapas Semarang berkomitmen dalam memberantas narkoba. Siapapun yang terbukti terlibat, baik itu petugas, warga binaan maupun pengunjung pasti akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. (Ak/El)