Ia menjelaskan, anggaran pembelanjaan bahan pokok yang di bagikan ini, dari pengumpulan dana dari RW di Kelurahan Krapyak. Dan di bagikan kembali ke warga yang membutuhkan.
“Dana sendiri di kumpulkan dari seluruh RW di lingkungan Kelurahan Krapyak. Warga mendapat beras, sayur, ayam, telur, tahu, tempe dan bumbu. Ini juga ada ada tambahan dari Dinsos berupa mie instan,” jelasnya.
Wahyu menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang turut mendukung atas di gelarnya kegiatan ini. Ia menjelaskan di tahun 2024 akan ada bantuan dari Pemkot di setiap bulannya.
“Dari Pemkot sendiri mendukung dengan adanya kegiatan ini, di tahun 2024 nanti ada bantuan dari pemerintah di setiap bulannya. Untuk mekanismenya sendiri, dari PSM kita kasih kupon, setelah itu di serahkan ke masing – masing RW, di setiap RW di bagikan kepada warga yang membutuhkan,” bebernya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





