Dengan baru meraih satu kemenangan, kedua tim membutuhkan hasil sempurna sekaligus berharap pesaing terpeleset.
Pertandingan pembuka sektor putri akan mempertemukan Gresik Petrokimia melawan Electric PLN. Pada pertemuan sebelumnya, Gresik sukses menang telak tanpa kehilangan set.
Sementara itu, duel antara Pertamina Enduro dan Popsivo Polwan bakal berlangsung sengit. Pada putaran sebelumnya, Pertamina Enduro unggul dengan skor 3-1.
Manajer Pertamina Enduro, Widi Triyoso, mengungkapkan optimisme timnya untuk mengamankan tiket final di Semarang.
“Kami sempat berharap tiket final bisa dikunci lebih awal, tetapi belum tercapai. Di Semarang ini, kami akan berjuang maksimal agar target lolos ke grand final bisa terwujud,” katanya.
Hal senada ofisial Popsivo Polwan, Yuniar Setiono sampaikan. Meski peluang timnya kecil, ia memastikan para pemain tetap tampil penuh determinasi.
“Kami sadar peluang ke final tidak besar, tetapi tim akan tetap berjuang habis-habisan di dua pertandingan terakhir,” ujarnya.
Dengan tensi pertandingan yang terus meningkat, seri Semarang diprediksi menghadirkan laga-laga penuh drama.
Setiap poin menjadi penentu, setiap set menjadi pertaruhan, dan setiap pertandingan bisa mengubah peta persaingan menuju grand final Proliga 2026. (*)
Editor: Elly Amaliyah





