SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai menjajaki kerja sama seni dan budaya dengan Pemerintah Spanyol. Kolaborasi ini targetnya bakal melahirkan kegiatan budaya internasional yang rencananya terselenggara pada semester pertama 2027.
Rencana tersebut mengemuka dalam kunjungan kehormatan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda dengan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Kantor Wali Kota Semarang.
Pertemuan membahas peluang kerja sama budaya, pariwisata, hingga pengembangan kota bersejarah dan teknologi lingkungan.
Bernardo menyampaikan ketertarikan Kedutaan Besar Spanyol untuk menghadirkan agenda budaya bersama di Kota Semarang sebagai bagian penguatan hubungan bilateral.
“Kami berharap tahun depan dapat menyelenggarakan acara budaya bersama di Kota Semarang. Kami sangat terbuka menerima ide dan gagasan dari Pemerintah Kota Semarang untuk menyiapkan bersama,” ujarnya.
Kedutaan Besar Spanyol juga menawarkan peluang menghadirkan pameran budaya bertema warisan Muslim di Spanyol. Termasuk pameran Alhambra yang sebelumnya pernah digelar di Jakarta.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai kerja sama budaya internasional dapat memperkuat posisi Semarang sebagai kota kreatif dan kota bersejarah yang terbuka terhadap jejaring global.
BACA JUGA: ROOMS INC Semarang Hadirkan Paket Pernikahan Elegan Harga Terjangkau, Cocok untuk Lamaran hingga Resepsi
“Kota Semarang memiliki karakter yang dekat dengan kota-kota bersejarah di Spanyol. Kami sama-sama kota pesisir yang tumbuh dari perjumpaan budaya dan perdagangan,” kata Agustina.
Menurutnya, kemiripan karakter kota membuka peluang besar untuk kolaborasi lintas sektor. Selain seni dan budaya, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama pariwisata, pengembangan kota bersejarah, teknologi lingkungan, hingga konsep smart city.
Pemerintah Kota Semarang tertarik mempelajari pengelolaan kota dan teknologi lingkungan dari sejumlah kota di Spanyol seperti Barcelona dan Valencia.
Agustina juga membuka peluang pengembangan wisata kapal pesiar internasional melalui Pelabuhan Tanjung Emas. Langkah ini harapannya dapat menarik wisatawan mancanegara untuk menikmati destinasi sejarah dan budaya di Semarang.





