“Digelar disini karena suasananya sangat pas dimana Pasar Kuliner juga didesain secara tradisional sehingga menambah daya tarik wisata,” kata Maryadi.
Maryadi mengatakan, kelompok seni di desanya sudah lama vakum akibat pandemi. Kini setelah pandemi mereda, sejumlah kelompok seni dibangkitkan lagi dan diberi kesempatan untuk pentas.
“Kami datangkan pelatih karawitan dari Sanggar Ngesti Pandawa Semarang. Ini baru latihan sekitar tiga bulan dan langsung tampil,” ungkapnya. (adv)
editor: ricky fitriyanto





