Jateng

Serahkan Hasil Bulan Dana PMI 2025, Bupati Semarang Harap Alokasi Kegiatan Sosial Ditingkatkan

×

Serahkan Hasil Bulan Dana PMI 2025, Bupati Semarang Harap Alokasi Kegiatan Sosial Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Bulan Dana PMI 2025
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyerahkan penghargaan kepada lembaga dan instansi yang telah memberikan kontribusi besar dan cepat selama pelaksanaan Bulan Dana PMI 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv — Kebijakan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat dinilai cukup memengaruhi neraca keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.

Pengurangan dana yang bersumber dari APBN tersebut berdampak pada kemampuan pemerintah daerah dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, berharap Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang dapat meningkatkan alokasi dana untuk memperkuat berbagai program dan kegiatan sosial di daerah.

Harapan itu Ngesti sampaikan saat menyerahkan secara simbolis hasil perolehan Bulan Dana PMI Tahun 2025 kepada Ketua PMI Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, di Kecamatan Bergas, Jumat, 30 Januari 2026.

BACA JUGA: Terkumpul Tiga Miliar, Walikota Semarang Apresiasi Partisipasi Masyarakat di Bulan Dana PMI

Bupati mengungkapkan, penggalangan Bulan Dana PMI Tahun 2025 di Kabupaten Semarang berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp1.387.562.759. Dana tersebut harapannya dapat termanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan sosial kemanusiaan.

“Dengan menambah alokasi dana bagi program dan kegiatan sosial, PMI Kabupaten Semarang turut membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan berbagai persoalan sosial,” ujar Ngesti.

Ia menegaskan, dana hasil donasi Bulan Dana PMI 2025 harus terkelola secara transparan. Penggunaannya pun mesti maksimal untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Perolehan Bulan Dana PMI 2025 di Kabupaten Semarang Hanya Turun 1 Persen dari Tahun Lalu

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, menjelaskan bahwa perolehan Bulan Dana PMI Tahun 2025 mengalami penurunan sekitar 1 persen daripada tahun sebelumnya.

Menurutnya, penurunan tersebut memungkinkan akibat banyaknya bencana alam yang melanda sepanjang tahun 2025. Kondisi itu mendorong masyarakat maupun instansi menyalurkan bantuan secara langsung kepada korban bencana.

“Sehingga sebagian dana masyarakat dan instansi salurkan langsung kepada korban bencana,” kata Djarot.

BACA JUGA: Blora Canangkan Bulan Dana PMI 2025, Target Dana Rp2 M dalam 3 Bulan