Jateng

Soal Rencana Seribu Koperasi Desa Merah Putih di Jateng, Menko Zulhas: Nanti Pakai APBN atau APBD

×

Soal Rencana Seribu Koperasi Desa Merah Putih di Jateng, Menko Zulhas: Nanti Pakai APBN atau APBD

Sebarkan artikel ini
Koperasi Desa Merah Putih
Menteri Koordinator Pangan RI, Zulkifli Hasan, usai menghadiri rapat di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 20 Maret 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 70 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bakalan terbentuk di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Provinsi Jawa Tengah.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengungkap sekitar 1.000 Kopdes Merah Putih akan launching di Jawa Tengah pada akhir April 2025.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) Pangan RI. Zulkifli Hasan (Zulhas), pun angkat bicara.

BACA JUGA: Ragukan Sipil Bantu Bulog, Zulhas: Kalau Kades Tak Terlibat, Kami Suruh Babinsa Serap Beras

Saat beritajateng.tv jumpai usai menghadiri rapat di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 20 Maret 2025, Zulhas tak banyak merespons perihal Kopdes Merah Putih tersebut.

Namun, ia mengungkap jalannya Kopdes Merah Putih bakalan menggunakan dana APBN serta APBD.

“Nanti [pakai dana dari] APBN-APBD,” jawab Zulhas singkat.

Model pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Sebagai informasi, pembangunan Kopdes Merah Putih akan berlangsung dalam tiga model, yakni membangun koperasi baru, merevitalisasi koperasi yang sudah ada, serta membangun dan mengembangkan koperasi.

Dalam hal itu, sudah ada sekitar 64 ribu kelompok tani (poktan) yang siap bermigrasi menjadi Kopdes Merah Putih. Kopdes itu berfokus untuk menyerap hasil pertanian masyarakat serta pendistribusian pupuk bersubsidi.

Kehadiran Kopdes Merah Putih juga harapannya dapat membantu petani untuk memasarkan hasil panennya dan juga mengakses pupuk bersubsidi lebih mudah.

BACA JUGA: Pemerintah Tak Lagi Impor Pangan di 2025, Zulhas: Prabowo Minta Menteri Tak Cengeng dan Minderan

Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku pembentukan Kopdes Merah Putih masih perlu pembahasan mendalam.

“Kami lagi bahas dalam waktu singkat ya. Kami akan [bahas] dari Lahan Sawah Dilindungi atau LSD. Sebetulnya LSD sudah gak boleh berubah. Tapi akan ada penguatan lagi menjadi LP2B atau Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan,” ucap Zulhas.

Tak hanya itu, ia pun membenarkan bahwa Kopdes Merah Putih terbesar ada di Jawa Tengah.

“Memang terbesar di Jateng, di daerah lain juga ada,” pungkas Zulhas.

Rencana seribu Kopdes Merah Putih

Kabar sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop), Destry Anna Sari, menyebut sekitar 1.000 Kopdes Merah Putih akan Pemprov Jawa Tengah luncurkan pada akhir April 2025.

Destry mengatakan, Kopdes Merah Putih yang merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto itu bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dan percepatan pengentasan kemiskinan di wilayah desa.

“Target 70 ribu Kopdes Merah Putih akan launching pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional,” tutur Destry melalui keterangan tertulis, Kamis, 20 Maret 2025.

BACA JUGA: Zulhas Sebut Pemerintah Janji Beli Padi dan Jagung Petani yang Tak Terserap Pasar, Ini Rincian Harganya

Adapun pengembangan bidang usahanya berupa gerai/outlet penyediaan sembako, obat murah, kantor koperasi, unit simpan pinjam koperasi, klinik desa, cold storage/cold chain atau gudang, logistic (distribusi), dan lain-lain sesuai penugasan dan kebutuhan usaha.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto, menyambut baik program Kopdes Merah Putih tersebut.

Dari 7.810 koperasi desa yang ada saat ini, status keaktifan koperasi-koperasi tersebut akan kembali dikonfirmasi.

“Kami juga masih proses lanjut untuk existing yang masih tersisa, paralel dengan revitalisasi dan tahapan selanjutnya akan ada pembentukan koperasi baru,” ucap Eddy dalam sebuah wawancara. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp