SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyoroti banjir di kawasan Kaligawe, Kota Semarang yang belum sepenuhnya surut hingga kini. Gibran rencananya akan meninjau beberapa titik di Kaligawe yang masih terendam banjir.
Saat menyampaikan arahannya dalam acara Inagurasi PW GP Ansor Jawa Tengah di Pondok Pesantren Asshodiqiyah Semarang, Minggu, 2 November 2025, Gibran turut menyinggung kinerja Gubernur Ahmad Luthfi dan Wali Kota Agustina WP dalam menangani banjir sepekan terakhir.
“Yang saya hormati, Bapak Gubernur Jawa Tengah beserta tokoh pemuda, Pak Kapolda, Pangdam, ada Bu Wali Kota Semarang juga. Ini kita di sini kita tinjau beberapa titik banjir. Terima kasih untuk kerja kerasnya Pak Gubernur, Bu Wali, selama seminggu ini,” ujar Gibran.
Putra sulung Presiden RI ke-7 tersebut berharap banjir benar-benar surut usai dirinya melakukan tinjauan. “Ya, harapannya nanti setelah kita tengok, segera kita temukan solusi bersama,” sambungnya.
Senada dengan Ahmad Luhtfi, Gibran menyampaikan dua solusi dalam penanganan banjir di Kaligawe Semarang, kolam retensi dan giant sea wall. Pihaknya pun optimistis kedua solusi itu mampu mengurangi banjir di kawasan tersebut.
“Nanti akan segera dibangun kolam retensi yang harapannya bisa mengurangi banjir di Semarang. Ini perlunya sinergi antara pusat dan daerah dan harapannya ke depan selain kolam retensi nanti juga bisa segera diselesaikan juga pembangunan giant sea wall,” terangnya.
Saat mengakhiri sambutannya, Gibran memberi penegasan bahwa kini banjir di Kaligawe Semarang tengah menjadi sorotan.
“Saya juga titip [kepada] Bapak Gubernur, Wali Kota. Ini memang yang namanya banjir menjadi sorotan. Kita ingin terus bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” paparnya.
Tak cuma banjir, Gibran minta Gubernur dan Wali Kota kawal dana bansos jangan sampai buat judol
Selain itu, Gibran meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengawal program lainnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga sekolah gratis.
“Mohon kawal juga program-program lain seperti MBG, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda,” tuturnya.
Menariknya, Gibran juga meminta kepala daerah untuk mengawal bantuan sosial (bansos) yang akan cair akhir tahun ini. Ia meminta agar bansos tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk judi online (judol).
“Bansos-bansos yang cair di akhir tahun ini, pastikan terdistribusi dengan baik. Pastikan tepat sasaran dan pastikan juga penerima bansos bisa menggunakan dana-dana itu dengan baik. Jangan ada yang untuk judi online atau hal-hal yang tidak semestinya,” pungkas dia.
Begini kondisi jalan menuju Ponpes Asshodiqiyah di hari Gibran datang, masih terendam banjir
Pantauan beritajateng.tv, akses menuju Pondok Pesantren Asshodiqiyah Semarang di hari kedatangan Gibran masih tergenang air yang cukup dalam.
Akses menuju Ponpes Asshodiqiyah melalui Jalan Sawah Besar Raya masih terendam banjir di satu sisi jalan, utamanya di sekitar Puskesmas Kaligawe.
Jalan menuju ponpes hanya bisa kendaraan roda empat dan roda dua lewati secara terbatas. Alhasil, anggota GP Ansor yang berangkat menggunakan bus harus berjalan jauh dari lokasi ponpes. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





