Rukma Setyabudi juga pernah beroleh tuduhan mengalami gangguan jiwa oleh Eko Haryanto, aktivis KP2KKN Jawa Tengah. Tuduhan ini Eko dasarkan pada surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo Semarang tahun 2009.
Namun, Rukma membantah tuduhan tersebut, dengan menyebut bahwa tenaga medis menyatakan ia sehat sewaktu mendaftar sebagai anggota DPRD.
Dengan segala kontroversi yang melingkupi, kehadiran Rukma Setyabudi dalam bursa Pilkada Jawa Tengah 2024 menambah warna baru dalam dinamika politik di provinsi ini. (*)





