SEMARANG, beritajateng.tv – Selebgram Larissa Chou resmi menggugat cerai suaminya, Ikram Rosadi, ke Pengadilan Agama Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Rumah tangga keduanya berakhir setelah sekitar 2,5 tahun membina pernikahan. Larissa dan Ikram diketahui menikah pada September 2023 dan telah dikaruniai seorang putri.
Di tengah proses perceraian tersebut, Larissa kembali menjadi sorotan usai terkena terpaan isu perselingkuhan. Melalui akun Threads pribadinya, ia membantah tegas tudingan tersebut.
Larissa mengaku sudah lama menjadi sasaran berbagai fitnah dan kini kembali diserang dengan narasi yang sama.
BACA JUGA: Larissa Chou Resmi Menikah Lagi, Ini Profil Suami Barunya, Ikram Rosadi
Menurutnya, tuduhan itu sengaja sejumlah akun anonim sebarkan di Threads maupun Instagram yang mengatasnamakan warganet.
“Ga mempan bertahun-tahun fitnah soal masa lalu, sekarang pakai akun-akun banyak berkedok netizen di Threads dan Instagram (buzzer juga). Fitnah ngatain aku selingkuh di pernikahan yang sekarang,” tulis Larissa.
Ia menegaskan selama menikah dengan Ikram Rosadi, ia selalu menjaga komitmen sebagai istri. Larissa memastikan keputusan menggugat cerai sama sekali tidak dipicu oleh perselingkuhan yang dilakukan dirinya.
Pebisnis Properti yang Pernah Terjun ke Politik
Ikram Rosadi merupakan pria asal Bandung yang berprofesi sebagai pebisnis, khususnya di bidang properti. Ia mengelola proyek perumahan Cluster Mega Bodas di Kabupaten Bandung Barat serta Bentang Artha Residence yang berada di kawasan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Selain berbisnis, Ikram juga aktif di sejumlah organisasi kemasyarakatan. Ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP).
Tak hanya itu, Ikram juga terpercaya sebagai Ketua Regional 234 Solidarity Community (SC) Bandung, organisasi yang berada di bawah naungan Pemuda Pancasila.
BACA JUGA: Viral Istri Pergoki Suami Menikah Lagi, Reaksinya Santuy Ucapkan Selamat
Ikram juga sempat terjun ke dunia politik. Pada Pemilu 2024, ia tercatat sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Golkar.





