SEMARANG, beritajateng.tv – Taufik Hidayat, terduga pelaku penganiayaan dan penyekap wanita berusia 29 tahun, YTR, hingga kini masih menjadi buronan Polda Jawa Barat.
Taufik Hidayat yang tega menyekap YTR tersebut rupanya pernah menjadi debt collector atau penagih hutang eksternal di sebuah perusahaan pembiayaan.
YTR, yang merupakan pacarnya, ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan, luka berat hingga buta.
BACA JUGA: Heboh Wanita Hilang di Bandung, Ternyata Pacarnya Sekap hingga Buta dan Penuh Luka
Seperti beritajateng.tv kutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah fakta mengenai sosok Taufik Hidayat yang kini masih jadi buronan:
- Berasal dari Kabupaten Bandung
Berdasarkan identitas yang beredar, Taufik Hidayat merupakan warga Kampung Tegalame, RT 05/RW 07, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ia lahir di Bandung pada 14 Juni 1996.
- Masih berstatus buronan Polda Jawa Barat
Hingga kini polisi masih memburu keberadaan Taufik Hidayat yang dugaan kuat melakukan penganiayaan dan penyekapan terhadap YTR.
- Dugaan kuat pernah bekerja sebagai debt collector
Berdasarkan informasi yang beredar, Taufik pernah menjadi penagih utang eksternal di sebuah perusahaan pembiayaan.
- Jejak digital diduga masih aktif
Sebuah akun TikTok dengan nama pengguna @dudajelek351 yang diduga milik Taufik masih menunjukkan aktivitas unggahan dalam beberapa hari terakhir. Akun tersebut warganet serbu, meski identitas pemiliknya masih warganet dalami karena foto profilnya berbeda dengan foto Taufik yang beredar.
- Berkenalan dengan korban pada 2023
Taufik dan YTR pertama kali bertemu saat menghadiri konser musik di kawasan Bandung pada pertengahan 2023. Hubungan keduanya kemudian berlanjut menjadi asmara.
- Sempat datang ke rumah keluarga korban
Setelah menjalin hubungan, Taufik pernah satu kali berkunjung ke rumah keluarga YTR di Rancaekek. Sejak saat itu, korban tidak pernah lagi pulang ke rumah.
- Keluarga kehilangan kontak dengan korban
Sejak 2023, keluarga mengaku kesulitan menghubungi YTR. Adik korban, Syahrul Ulum, mengatakan komunikasi menjadi sangat terbatas dan korban terdengar berbicara dengan nada kasar saat ia hubungi.
BACA JUGA: Kasus Penganiayaan oleh Anggota DPRD Temanggung Berujung Damai
- Muncul dugaan korban lain
Seiring berkembangnya kasus, seorang perempuan mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat berinteraksi dengan Taufik pada awal 2024. Melalui unggahan di Instagram, ia mengaku sempat dibawa ke wilayah Solokan Jeruk dan berhasil selamat setelah meminta dipulangkan. (*)





