SEMARANG, beritajateng.tv – Semarang Night Carnival (SNC) 2026 bakal menjadi magnet budaya internasional dengan menghadirkan 15 negara dalam rangka puncak Hari Jadi ke-479 Kota Semarang.
Parade kostum spektakuler ini akan menghadirkan peserta dari sedikitnya 15 negara yang siap memeriahkan jalan protokol kota pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan jumlah negara peserta masih berpotensi bertambah hingga mendekati hari pelaksanaan.
“Per 23 April, sudah ada sekitar 15 negara yang mengonfirmasi kehadiran, mulai dari Inggris, Prancis, Belanda, Jepang hingga perwakilan Afrika seperti Ghana, Sierra Leone, dan Libya. Antusiasmenya sangat tinggi, sehingga kemungkinan masih bisa bertambah,” ujarnya.
BACA JUGA: Semarang Night Carnival 2026 Bakal Lebih Meriah, Karnaval Berkostum 700 Peserta
Peserta mancanegara yang sebagian besar merupakan pelajar program pertukaran budaya akan tampil dalam satu defile khusus.
Mereka akan mengenakan kostum tradisional negaranya masing-masing sambil membawa bendera sebagai simbol identitas budaya.
Menurut Agustina, kehadiran peserta internasional memberikan warna baru sekaligus memperkuat pesan keberagaman yang diusung Kota Semarang.
“Sebanyak 55 peserta internasional akan bergabung dengan ratusan peserta lokal. Ini menjadi bagian dari diplomasi budaya, di mana seni menjadi jembatan persaudaraan lintas negara,” jelasnya.
Secara keseluruhan, SNC 2026 akan melibatkan sekitar 650 peserta, terdiri dari komunitas lokal, taruna Akademi Kepolisian, delegasi daerah, hingga perwakilan luar negeri.
Pemerintah Kota Semarang menilai kualitas penyelenggaraan tahun ini meningkat, seiring masuknya SNC dalam daftar event unggulan nasional.
“Tahun ini Semarang Night Carnival masuk dalam Karisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata. Ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan kita sudah berstandar nasional,” kata Agustina.
Parade yang mengusung tema Miracle of Recycle ini akan dimulai pukul 18.30 WIB dari Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda. Rute karnaval akan melintasi kawasan Tugu Muda, Jalan Pandanaran, hingga berakhir di Lapangan Pancasila Simpang Lima.
Pemerintah Kota Semarang mengajak masyarakat dan wisatawan untuk hadir menyaksikan langsung kemeriahan acara tersebut.





