Taufiq menjelaskan persaingan masuk SMP Negeri diperkirakan lebih ketat di wilayah perkotaan, terutama Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bergas. Di daerah tersebut jumlah lulusan SD cukup besar, sementara kapasitas sekolah negeri masih terbatas.
“Sebaliknya, di wilayah pinggiran Kabupaten Semarang justru masih terdapat sekolah yang kekurangan peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, untuk jenjang SD, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga mencatat daya tampung yang tersedia mencapai 23.165 kursi. Jumlah tersebut jauh lebih besar daripada lulusan TK dan RA tahun ini yang mencapai 13.865 anak. (*)
Editor: Farah Nazila




