SEMARANG, beritajateng.tv – Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa stok LPG 3kg di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah.
Area Manager Communication, Relation, & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menyerukan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang membingungkan di media.
Ia mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG sesuai kebutuhan guna menghindari panic buying. “Hindari panic buying, karena ketika LPG datang selalu habis diborong di beberapa daerah,” ujarnya.
BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Siapkan Tambahan 900 Ribu Tabung LPG Melon di Jateng dan DIY
Pertamina menjamin bahwa stok LPG 3kg di Jateng dan DIY dapat mencukupi kebutuhan masyarakat.
Pernyataan ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat. Indah, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Grobogan, mengaku tidak kesulitan mendapatkan LPG 3kg.
“Setiap kali habis, selalu tersedia tanpa harus antre. Pembelian juga mudah, hanya dengan menunjukkan KTP dan seharga Rp18.000,” ujarnya.
Heri Setianto, warga lain di Grobogan, juga menegaskan bahwa distribusi LPG tidak mengalami gangguan. “Bisa beli di pangkalan dengan harga Rp18.000 seperti biasa,” jelasnya.
Pemilik pangkalan Heri Gas di Grobogan, Mareta, mengonfirmasi bahwa pasokan LPG stabil. “Setiap hari ada 50-70 tabung tersedia. Warga beli dicatat KTP-nya, harga tetap Rp18.000,” ungkapnya.
Dwilia Fitri, warga Kabupaten Pati, mengaku merasa terbantu dengan ketersediaan LPG di pangkalan lokal. “Selalu lancar dan tanpa antre, beli seharga Rp18.000,” katanya. Pemilik pangkalan, Siti Fariqoh, menambahkan bahwa pengiriman di wilayahnya berlangsung empat kali seminggu, memastikan ketersediaan LPG untuk masyarakat.
Pertamina menjamin ketersediaan LPG 3kg hingga Lebaran di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Demak (39.265 tabung/hari), Kudus (33.502 tabung/hari), Jepara (38.246 tabung/hari). Pati (42.751 tabung/hari), Grobogan (39.375 tabung/hari), Blora (26.083 tabung/hari), dan Rembang (20.422 tabung/hari). Pertamina meminta masyarakat tetap tenang dan bijak dalam membeli LPG. (*)
Editor: Elly Amaliyah





