SEMARANG,beritajateng.tv – Buah Semangka kini menjadi sorotan publik setelah ramai bermunculan di media sosial. Siapa sangka, ternyata buah ini jadikan simbol perlawanan oleh Negara Palestina.
Oleh sebab itu, buah tersebut akhirnya ramai di media sosial khususnya masyarakat Indonesia. Lantas, apakah kamu tahu alasan mengapa buah tersebut yang palestina pilih untuk menjadi simbol perlawanan?
Artikel ini akan mengungkap tuntas mengenai alasan buah semangka yang mereka jadikan sebaga simbol perlawanan. Baca artikel ini sampai selesai supaya kamu dapat mengetahui mengapa harus buah semangka yang mereka jadikan simbol.
Tahu tidak, bahwa semangka ternyata merupakan buah yang begitu populer di Palestina lantaran tumbuh dengan begitu subuh. Tak heran apabila buah ini begitu banyak di negara tersebut sehingga merupakan bagian dari budaya dan identitas Palestina.
Nah, munculnya buah semangka ini bermula setelah Israel melarang bendera Palestina berkibar. Siapapun yang berani mengibarkan bendera tersebut maka akan mereka tangkap.
Baca Juga: Pro Palestina! Ternyata ini Fakta Menarik Dibalik Viralnya Gambar Semangka di Sosmed
Para aktivispun menyadari sesuatu bahwa warna irisan semangka ternyata mrip dengan bendera Palestina. Dari situlah mereka mulai membawa semangka ke berbagai demonstrasi untuk menjadi simbol perlawanan.
Tak hanya itu, buah inipun juga bermunculan di berbagai karya seni, grafiti bahkan poster yang menggambarkan perlawanan rakyat Palestina. Emoji semangka juga bermunculan di media sosial untuk menunjukkan dukungan terhadap negara tersebut.
5 Fakta Menarik dari Buah Semangka Terhadap Palestina
- Emoji semangka juga dipakai untuk menghindari shadow banned di media sosial
- Warna semangka mirip bendera Palestina yakni merah, hijau, putih dan hitam
- Semangka pertama kali muncul sebagai simbol perlawanan rakyat Palestina setelah Perang Enam Hari Tahun 1967
- Buah semangka tumbuh di seluruh kawasan Palestina dari Jenin hingga Gaza
- Israel larang pengibaran bendera Palestina di depan umum dan dianggap tindakkan kriminal, sehingga Palestina menjadikan buah semangka sebagai alternatif





