Jateng

Suhu Terpanas di Jawa Tengah Tembus 37,2 Derajat Celsius: Karanganyar Teratas, Kota Semarang Nomor 5

×

Suhu Terpanas di Jawa Tengah Tembus 37,2 Derajat Celsius: Karanganyar Teratas, Kota Semarang Nomor 5

Sebarkan artikel ini
Suhu Terpanas Jawa Tengah
Analisis suhu maksimum Jawa Tengah. (Foto: Instagram/@bmkgjateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap suhu udara di Jawa Tengah sempat mendidih selama periode puncak musim kemarau, Juni hingga September 2026. Berdasarkan catatan, suhu terpanas di Jawa Tengah bahkan menyentuh angka 37,2 derajat Celsius.

Fakta ini terungkap melalui akun resmi Instagram @bmkgjateng, Selasa, 13 Oktober 2026. Dalam unggahan tersebut, ԁisebutkan bahwa rekor suhu maksimum terpanas tercatat di Automatic Weather Station (AWS) Jumantono, Kabupaten Karanganyar, pada September lalu.

“Berdasarkan data AWS Jawa Tengah, suhu terpanas tercatat 37,2°C di AWS Jumantono, Kabupaten Karanganyar, pada September 2026,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Selain Karanganyar, BMKG merilis daftar enam daerah terpanas di Jawa Tengah berdasarkan catatan suhu maksimum pada September 2026:

BACA JUGA: Kapan Hujan Mulai Turun di Semarang dan Jawa Tengah? Begini Penjelasan BMKG

1. Karanganyar: 37,2°C
2. Blora: 37,1°C
3. Pekalongan: 36,9°C
4. Wonogiri: 36,7°C
5. Kota Semarang: 36,5°C
6. Grobogan: 36,0°C

Sementara itu, untuk periode Juni–Agustus 2026, suhu maksimum terpanas sebelumnya sempat mencapai 36,3 derajat Celsius yang tercatat di AWS Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Agustus.

Di sisi lain, wilayah Jawa Tengah juga mengalami suhu udara yang relatif ԁingin di daerah dataran tinggi. Berdasarkan catatan BMKG, suhu minimum terendah mencapai 23,7 derajat Celsius yang terpantau di AWS Kledung, Kabupaten Temanggung, pada Juli 2026.

BACA JUGA: Bukan Cuma Chatbot, Laptop AI Terbaru ASUS Bisa Kerjakan Tugas Mandiri Lewat Zenni Claw

Menghadapi tren cuaca panas yang cukup menyengat ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan fisik.

Warga ԁisarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih, mengenakan pelindung diri seperti topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan, serta membatasi aktivitas fisik yang terlalu berat pada siang hari.

“Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu kita lebih siap menghadapi cuaca panas,” tulis BMKG dalam imbauannya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp