Ekbis

Survei BI: Warga Jateng Masih Optimis Hadapi Ekonomi 6 Bulan ke Depan

×

Survei BI: Warga Jateng Masih Optimis Hadapi Ekonomi 6 Bulan ke Depan

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia: Inflasi Jawa Tengah 2025 Terkendali di Tengah Dinamika Ekonomi
Upaya pengendalian harga dengan pasar murah dan operasi pasar cabai merah setan yang sempat naik dan memicu inflasi Jawa Tengah. (Doc. BI Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi di Jawa Tengah (Jateng) pada Maret 2026 tetap terjaga. Hal ini tercermin dari hasil Survei Konsumen yang menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di angka 116,52 atau masih dalam kategori optimis.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Andi Reina Sari H, mengatakan capaian tersebut menandakan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospek ke depan masih kuat.

“Indeks Keyakinan Konsumen Jawa Tengah pada Maret 2026 tercatat sebesar 116,52. Angka ini menunjukkan bahwa optimisme masyarakat masih terjaga karena berada di atas level 100,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut didukung oleh persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi terhadap perkembangan ekonomi dalam beberapa bulan mendatang.

Secara regional, tren optimisme ini juga sejalan dengan kondisi nasional serta sejumlah kota di Jawa Tengah. Seperti Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal yang sama-sama berada pada level optimis.

Lebih lanjut, Andi menyebut keyakinan terhadap kondisi ekonomi saat ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi yang mencapai 109,63.

Angka tersebut menunjukkan masyarakat masih percaya terhadap stabilitas penghasilan, peluang kerja, serta kemampuan konsumsi, termasuk untuk barang tahan lama.

BACA JUGA: Efek Domino Ekonomi Global, Bisnis Karaoke Argorejo Semarang Ikut Melemah: Jumlah Pengunjung Turun

“Optimisme ini didorong oleh keyakinan masyarakat terhadap penghasilan yang stabil, ketersediaan lapangan kerja, dan daya beli yang tetap terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi prospek ke depan, optimisme konsumen diproyeksikan tetap tinggi. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen yang mencapai 123,41.

Angka tersebut menunjukkan masyarakat memiliki harapan positif terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan ke depan. Terutama terkait peningkatan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha.

“Ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan juga masih kuat. Ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Dengan tren ini, Bank Indonesia menilai kepercayaan konsumen tetap menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika global yang masih berlangsung. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp