BLORA, beritajateng.tv – Sebuah sekolah dasar negeri di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, direncanakan diregrouping atau digabung dengan sekolah terdekat.
Kebijakan ini lantaran sekolah tersebut tidak mendapatkan siswa baru.
Sekolah yang akan di – regrouping tersebut adalah SD Negeri 1 Patalan. Rencananya, SDN 1 Patalan akan tergabung dengan SDN 2 Patalan yang berjarak sekitar 400 meter dari lokasi sekolah.
Kepala SDN 1 Patalan, Dhian Mayasari, mengatakan rencana regrouping tersebut merupakan kebijakan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. Pihak sekolah hanya mengikuti keputusan.
“Dinas Pendidikan sudah melakukan visitasi ke sekolah. Kami mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan,” ujar Dhian, Kamis, 29 Januari 2026.
BACA JUGA: SPMB 2025: Dua SD di Blora Kekurangan Murid, Dinas Pendidikan Bakal Lakukan Regrouping
Ia menjelaskan, regrouping berlangsung karena pada tahun ajaran 2025/2026 SDN 1 Patalan tidak mendapatkan murid kelas I. Selain itu, jumlah keseluruhan siswa yang masih aktif hanya sekitar 30 siswa, mulai dari kelas II hingga kelas VI.
Dhian menyebutkan, orang tua siswa telah diberi penjelasan terkait rencana regrouping tersebut. Sosialisasi dilakukan saat visitasi Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu dengan mengundang orang tua murid.
“Orang tua siswa sudah mendapat penjelasan dan pada prinsipnya menerima rencana regrouping ini,” katanya.
Sementara itu, para guru di SDN 1 Patalan juga menyatakan siap mengikuti kebijakan Dinas Pendidikan. Bahkan, terdapat peluang bagi guru untuk dipindahkan ke sekolah lain yang membutuhkan tenaga pendidik.
Dhian menambahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora sebelumnya telah melakukan visitasi dan evaluasi ke puluhan sekolah dasar negeri di sejumlah wilayah yang ternilai berpotensi di – regrouping.
Selain SDN 1 Patalan, beberapa sekolah lain di Kecamatan Blora yang juga terencanakan regrouping di antaranya SDN 2 Tegalgunung dan SDN 2 Kamolan. (*)
Editor: Farah Nazila





